Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Avsec Lakukan Investigasi Soal Dua Penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang Diduga Pakai KTP Orang Lain

Dua orang penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 diduga menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) milik orang lain saat registrasi.

KONTAN/Baihaki
ILUSTRASI - Pesawat Sriwijaya Air. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. 

Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 12 awak dan 50 penumpang yang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Dua orang penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 diduga menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) milik orang lain saat registrasi.

Terkait kabar tersebut, pihak Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta angkat bicara.

Senior Manager Avsec Bandara Soekarno-Hatta Oka Setiawan mengatakan, pihaknya langsung melakukan investigasi internal terkait informasi tersebut.

"Pihak Sriwijaya juga masih melakukan investigasi internal, kami pun juga sama. Kita sedang investigasi nanti hasilnya akan memnahas bersama-sama Sriwijaya, dengan (keluarga,red) korban dan lain-lain juga," kata Oka Setiawan saat dihubungi awak media, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Longsor di Cihanjuang, Sumedang: 14 Korban Tewas Ditemukan, 26 Lainnya Masih dalam Pencarian

Baca juga: Captain Afwan Terburu-buru dan Minta Maaf Sebelum Terbangkan Sriwijaya Air SJ182, Keponakan: Tumben

Baca juga: BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Sinovac, Ini Kata Pakar Imunisasi

Lebih lanjut, Oka menyebut pihaknya belum mengetahui identitas asli dari dua penumpang tersebut.

Ia menyebut, dari data yang terdapat dalam manifest penerbangan diketahui dua orang tersebut terdaftar atas nama Felix dan Sarah.

Oka juga mengaku, pihaknya baru mendapatkan kabar dari media sosial yang menyebutkan dua penumpang tersebut merupakan pasangan yang akan menikah.

"Kalau dari manifes itu kan namanya Felix sama Sarah, yang digunakan terbang dua nama itu. Nah kita belum tau nih yang terbang itu namanya siapa," ucap Oka.

"Kita masih investigasi internal kalau yang beredar di media sosial pengakuan dari Sarah kan namanya siapa gitu, yang katanya mau menikah itu," jelasnya.

Sebelumnya, Polisi akan menyelidiki dua orang penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) yang diketahui menggunakan KTP orang lain.

"Kami masih dalami dari tim investigasi dan Basarnas. Kami data para korban," kata Kabagpenum Polri Kombes Ahmad Ramadhan seperti dikutip dari KOMPAS, Senin (11/1/2021).

Untuk memperjelas kasus dua penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang pakai KTP orang lain, polri akan mencari kecocokan dengan bertanya ke Dinas Kependudukaan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

"Kami akan tanya ke Disdukcapil, apa benar gunakan KTP yang bukan miliknya," lanjut Ramadhan.

Sebelumnya diberitakan, dua orang warga asal Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk ke daftar penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Sabtu, (9/1/2021).

Kedua penumpang tersebut merupakan pasangan calon suami istri yang dalam manifest tercatat bernama Feliks Wenggo dan Sarah Beatrice Alomau dengan nomor seat 18 dan 17.

Namun, identitas dalam manifest tersebut bukanlah orang sebenarnya.

Kedua penumpang asal Ende ini terbang dengan pesawat naas ini menggunakan identitas KTP dari orang lain.

Nama asli dari penumpang yang tercatat atas nama Feliks Wenggo adalah Teofilus Lau Ura kelahiran 5 Maret 1998.

Sedangkan untuk calon istrinya baru diketahui nama panggilannya, yakni atas nama Shelfi.

Hal itu diketahui dari pihak keluarga Benediktus Beke, mengatakan dua orang anggota keluarga penumpang Sriwijaya Air tercatat atas nama Feliks Wenggo dan Sarah Beatrice Alomau sesungguhnya keduanya menggunakan KTP atas nama orang lain, yakni KTP dari Feliks Wenggo dan KTP dari Sarah Beatrice Alomau.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) indetifikasi korban hasil pencarian TIM SAR di JICT, Tanjungpriuk, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).Total, Sejumlah korban meninggal dan 53 properti berupa pakaian korban, serpihan maupun pelampung milik pesawat SJ-182 berhasil ditemukan. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)
Tim Disaster Victim Identification (DVI) indetifikasi korban hasil pencarian TIM SAR di JICT, Tanjungpriuk, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).Total, Sejumlah korban meninggal dan 53 properti berupa pakaian korban, serpihan maupun pelampung milik pesawat SJ-182 berhasil ditemukan. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)

Baca juga: Dahlan Iskan Positif Covid-19, Jalani Perawatan di Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Baca juga: Jaksa Pinangki Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta, Lebih Ringan karena Punya Balita

Basarnas Telah Terima 74 Kantong Jenazah dalam Pencarian Sriwijaya Air

Sementara itu, Basarnas melaporkan telah menerima 74 kantong berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182.

Pada pukul 22.20 WIB, Basarnas menerima 28 kantong dari Rigit Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan satu dari KRI Tjiptadi.

"Bahwa kita kembali mendapatkan tambahan 29 kantong jenazah."

"Berisi bagian tubuh dari korban, yang berarti kita sudah menemukan total sebanyak sampai hari 74 kantong jenazah," ujar Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).

Selain itu, Basarnas juga menerima potongan besar material pesawat sebanyak 24 dan serpihan kecil sebanyak 16 kantong.

Bagian tubuh korban diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) untuk diidentifikasi.

Sementara bagian pesawat diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Untuk body remains atau bagian tubuh korban seluruhnya sudah kami serahkan ke DVI, dan untuk material pesawat kami serahkan kepada KNKT," kata Bagus.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Basarnas Telah Terima 74 Kantong Jenazah dalam Pencarian Sriwijaya Air

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dua Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Diduga Gunakan KTP Orang Lain, Avsec Kini Menginvestigasi

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved