Mantan Anggota DPRD NTB Bantah telah Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anak Kandungnya
Mantan anggota DPRD NTB berinisial AA (65), diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya yang berinisial WM (17).
Perbuatannya dianggap memalukan dan mencoreng wajah partai berbasis agama tersebut.
Kronologi
Mantan anggota DPRD NTB berinisial AA (65), diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya yang berinisial WM (17), ketika sang anak meminta uang untuk biaya sekolah.
Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan, AA melakukan perbuatan bejat terhadap anak kandungnya, hari Senin (18/1/2021), sekitar pukul 15.00 Wita, di rumah mereka di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.
"Saat itu kondisi rumah sedang sepi karena istrinya tengah dirawat di ruang isolasi Covid-19," kata Kadek Adi, pada TribunLombok.com via telepon, Rabu (20/1/2021).
Pada saat bersamaan, sang anak menemui bapaknya untuk meminta uang les.
"Si anak ini kan butuh uang buat bayar sekolah, buat bayar les, terus ketemu di rumah. Itukan rumah sendiri dan terjadilah hal seperti itu," katanya.
Baca juga: Tanggapi Banjir di Kalimantan Selatan, Walhi: Bukan Semata-mata karena Curah Hujan Tinggi
Baca juga: Beredar Kabar Gubernur Kalsel akan Polisikan Warga yang Viralkan Parodi, Najwa Shihab Penasaran
Baca juga: Korban Sriwijaya Air SJ182, YouTuber Faisal Rahman dan Kakaknya Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Jumlah uang yang diminta sang anak sebesar Rp1 juta.
Situasi itu justru dimanfaatkan sang bapak untuk melecehkan darah dagingnya.
"Dia ini anak pertama dari istri kedua yang dinikahi secara siri," ujarnya.
Memanfaatkan kelemahan sang anak, AA pun melancarkan aksi cabulnya.
Setelah mencabuli sang anak, baru AA memberikan uang yang diminta tersebut sebesar Rp1 juta.
"Kita tidak bisa bilang itu imbalan karena dia kan ayahnya, kan dia butuh uang untuk sekolah," jelas Kadek Adi.
Anak tersebut kebetulan sedang menyiapkan diri untuk masuk perguruan tinggi.
Perbuatan sang ayah membuat sang anak shock dan melaporkan kejadian itu ke Polresta Mataram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual.jpg)