Breaking News:

PLN akan Hapus Klaim Token Listrik Gratis melalui WhatsApp, Apa Alasannya?

PLN akan menghentikan penyaluran token listrik gratis melalui WhatsApp pada periode klaim bulan selanjutnya.

Editor: Rizki A
dok PLN
Ilustrasi listrik PLN. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan program stimulus tarif listrik bagi pelanggan golongan tertentu hingga Maret 2021.

Keputusan ini akan dilaksanakan oleh PT PLN (Persero).

Namun, dalam periode pelaksanaan stimulus kali ini, terdapat beberapa perbedaan dalam skema pemberian stimulus.

Salah satunya ialah terkait skema pemberian token listrik gratis bagi pelanggan prabayar.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, PLN akan menghentikan penyaluran token listrik gratis melalui WhatsApp pada periode klaim bulan selanjutnya.

"Lambat laun (penyaluran via WhatsApp) ini akan kita hilangkan di bulan-bulan selanjutnya," ujarnya dalam webinar, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Papua

Baca juga: Dedi Mulyadi Beri Dukungan kepada Ibu yang Digugat Rp200 Juta oleh Anaknya: Kita Harap Musyawarah

Keputusan tersebut diambil PLN, sebab beberapa waktu lalu perusahaan pelat merah itu telah meluncurkan versi terbaru dari PLN Mobile.

Bob mengklaim, dengan aplikasi tersebut pelanggan rumah tangga penerima bantuan akan lebih mudah mengakses token gratis.

"Yang paling maju dibandingkan tahun sebelumnya kita sudah ada PLN Mobile. Sehingga pelanggan kita bisa mengklaim yang sesuai di atas tadi melalui PLN Mobile dengan satu sentuhan saja," tutur dia.

Menurutnya, dengan menggunakan PLN Mobile, pelanggan juga dapat menikmati fitur-fitur lain seperti penyampaian keluhan hingga pemantauan konsumsi listirk.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved