Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Kemasan Vaksin Sinovac Akan Berubah, Bio Farma: Kualitas Tidak Berbeda

PT Bio Farma (Persero) akan mengubah kemasan vaksin virus corona (Covid-19) yang diproduksi dari bahan baku vaksin Sinovac.

europeanpharmaceuticalreview.com
ILUSTRASI vaksin Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan bahwa kemasan vaksin Covid-19 yang diproduksi dari bahan baku (bulk) Sinovac nantinya akan berbeda dengan vaksin jadi Sinovac yang telah disuntikan kepada 1,5 juta tenaga kesehatan.

Kemasan vaksin nantinya akan diberi nama Covid-19 Vaccine, bukan CoronaVac.

Sebelumnya Indonesia mendatangkan 3 juta dosis vaksin Sinovac yang disebut dengan CoronaVac.

Pada tahapan berikutnya, Indonesia mendatangkan vaksin dalam bentuk bahan baku.

"Kemasan vaksin Covid-19 kali ini akan diberi nama Covid-19 Vaccine," ujar Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto saat menyaksikan kedatangan vaksin Sinovac tahap keempat, Selasa (2/2).

Sebelumnya vaksin CoronaVac dikemas dalam kemasan dosis tunggal.

Hal itu berhubungan dengan pengemasan logistik dimana setiap dus berisi 40 dosis.

Baca juga: Dipertanyakan, Joko Widodo Dukung Pilkada 2020 tapi Tolak Pilkada 2022-2023 karena Pandemi Covid-19

Baca juga: Fatwa Halal Vaksin Covid-19 Disebut Pesanan, MUI Membantah: Dosa Kalau Main-main dengan Fatwa

Sementara vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma nantinya akan bersifat multidosis.

Dalam setiap file kemasan terdapat 10 dosis vaksin.

"Dalam 1 dus akan dikemas dalam 10 file sehingga satu dus berisi 100 dosis," terang Bambang.

Meski berbeda kemasan, Bambang memastikan kualitas vaksin produksi Bio Farma tetap terjaga.

Hal itu dikarenakan produksi vaksin diawasi oleh Badam Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu distribusi vaksin juga dipastikan menggunakan Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) yang terintegrasi.

Distribusi juga dilengkapi dengan dashboard Internet of Things (IoT).

"Demikian perbedaan kemasan ini namun tidak membedakan kualitas dari vaksin Covid-19 tersebut," jelasnya.

Sebagai informasi, Indonesia telah dua kali mendatangkan bahan baku vaksin Sinovac.

Pertama Indonesia mendatangkan 15 juta dosis bulk vaksin di pertengahan Januari, lalu pada hari ini kembali didatangkan 10 juta dosis bahan baku vaksin.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Kemasan vaksin Sinovac berubah, Bio Farma pastikan kualitasnya tetap sama

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved