Virus Corona

Studi di Inggris: Pasien yang Sembuh dari Covid-19 akan Terlindungi dari Reinfeksi dalam 6 Bulan

Penelitian di Inggris menunjukkan, hampir semua orang yang pernah terinfeksi Covid-19 memiliki tingkat antibodi yang tinggi selama setidaknya 6 bulan.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Rohmana Kurniandari
Pexels.com/Edward Jenner
ILUSTRASI virus corona baru Covid-19. Pada Rabu (3/2/2021) kemarin, sebuah penelitian di Inggris menunjukkan, hampir semua orang yang sebelumnya terinfeksi Covid-19 memiliki tingkat antibodi yang tinggi selama setidaknya enam bulan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Penelitian mengenai virus corona penyebab penyakit Covid-19 masih terus dilakukan di berbagai negara.

Salah satu hal yang diteliti adalah kemungkinan seseorang terlindungi dari infeksi ulang Covid-19.

Pada Rabu (3/2/2021), sebuah penelitian di Inggris menunjukkan, hampir semua orang yang sebelumnya terinfeksi Covid-19 memiliki tingkat antibodi yang tinggi selama setidaknya enam bulan.

Antibodi yang tinggi itu kemungkinan besar akan dapat melindungi mereka dari infeksi ulang penyakit tersebut.

Fakta-fakta Virus Corona Baru dari Afrika Selatan, Lebih Menular dan Sudah Tersebar di 31 Negara

Kenali Bedanya, Ini Gejala Baru Virus Corona yang Disebut Covid Tongue, Mirip Sariawan

Ada Lonjakan Kasus Infeksi, Apakah Musim Hujan Membuat Penyebaran Virus Corona Covid-19 Meningkat?

ILUSTRASI - Simulasi penanganan pasien virus corona Covid-19 di RS Margono Soekarjo, Purwokerto.
ILUSTRASI - Simulasi penanganan pasien virus corona Covid-19 di RS Margono Soekarjo, Purwokerto. (TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati)

Dikutip TribunTernate.com dari Channel News Asia, penelitian ini mengukur tingkat infeksi Covid-19 sebelumnya pada populasi masyarakat di seluruh Inggris.

Selain itu, penelitian ini juga mencari tahu berapa lama antibodi yang bertahan pada mereka yang pernah terinfeksi, serta apakah antibodi itu memberikan jaminan bahwa kasus infeksi ulang atau reinfeksi dalam jangka waktu cepat akan jarang terjadi.

"Sebagian besar orang memiliki antibodi yang dapat terdeteksi setidaknya selama enam bulan setelah terinfeksi virus corona," kata Naomi Allen, seorang profesor dan kepala ilmuwan di UK Biobank, tempat penelitian itu dilakukan.

Di antara peserta yang dites positif terinfeksi Covid-19 sebelumnya, 99 persen memiliki antibodi terhadap SARS-CoV-2 selama tiga bulan.

Lalu, setelah enam bulan penuh dalam penelitian ini, 88 persen peserta masih memiliki antibodi.

“Meskipun kami tidak dapat memastikan bagaimana hal ini berkaitan dengan kekebalan, hasil penelitian menunjukkan bahwa orang mungkin terlindungi dari infeksi berikutnya setidaknya selama enam bulan setelah infeksi alami,” kata Allen.

Ia mengatakan, temuan itu juga sesuai dengan hasil penelitian lain di Inggris dan Islandia.

Penelitian lain itu menunjukkan bahwa antibodi terhadap virus corona cenderung bertahan selama beberapa bulan pada mereka yang sudah pernah mengidap penyakit Covid-19 dan sembuh.

Kasus Bupati Sabu Raijua, Pengamat: Partai Lalai karena Loloskan Orang yang Bukan WNI

Kemenkeu Tegaskan BLT Subsidi Gaji Ditiadakan pada Tahun Ini

Arab Saudi Larang Masuknya 20 Negara termasuk Indonesia, PPIU Minta Pemerintah Bantu Travel Umrah

Sementara, sebuah studi terhadap petugas layanan kesehatan Inggris yang diterbitkan bulan lalu menemukan, orang yang menderita Covid-19 kemungkinan besar akan terproteksi setidaknya selama lima bulan.

Akan tetapi, studi itu mencatat bahwa mereka yang memiliki antibodi kemungkinan masih bisa membawa dan menularkan virus.

Studi Biobank Inggris juga menemukan, proporsi populasi Inggris dengan antibodi Covid-19 - dikenal dengan istilah seroprevalensi - naik dari 6,6 persen pada awal masa studi pada Mei-Juni 2020 menjadi 8,8 persen pada November-Desember 2020.

Menurut studi Biobank Inggris, seroprevalensi SARS-CoV-2 paling umum terjadi di London, pada 12,4 persen, dan paling tidak umum di Skotlandia pada 5,5 persen.

SUMBER: Reuters via Channel News Asia

(TribunTernate.com/Rizki A.)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved