Breaking News:

Ungkap Alasan 'Kudeta' Partai Demokrat, Pengamat: Popularitas AHY Beda Jauh Dibandingkan dengan SBY

Direktur Eksekutif Indo Barometer ini mengatakan, popularitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berbeda jauh dengan ayahnya, SBY.

Editor: Rizki A
YouTube/Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam konferensi pers di Taman Politik DPP Demokrat, Senin (1/2/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pengamat politik Muhammad Qodari turut menanggapi ramainya isu pengambilalihan kepemimpinan yang diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Qodari menilai, ada beberapa alasan yang membuat upaya pengambilalihan kepemimpinan di Partai Demokrat.

Menurutnya, hal itu terjadi karena ketidakpercayaan beberapa kader terhadap kepemimpinan AHY.

Terlebih, ada perbedaan antara sosok AHY dengan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Direktur Eksekutif Indo Barometer ini mengatakan, popularitas AHY berbeda jauh dengan SBY.

AHY merupakan sosok yang disiapkan oleh SBY, akan tetapi dalam pencapaian dan popularitasnya, masih kalah jauh dari ayahnya.

"Memang AHY muncul suaranya di survey, tapi kan angkanya jauh jika dibandingkan dengan SBY," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Popularitas SBY, kata Qodari, cukup tinggi pada tahun 2002-2004.

Insentif Tenaga Kesehatan Tahun 2021 Tak Jadi Dipotong, Anggaran Kesehatan juga Ditingkatkan

Demokrat Nilai Harusnya Jokowi Balas Surat AHY: Kalau Tak Ada Hubungan Langsung, Baiknya Klarifikasi

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia dalam peringatan HUT Ke-75 RI.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia dalam peringatan HUT Ke-75 RI. (Istimewa)

Sehingga, pada saat itu, SBY dapat membawa Partai Demokrat menjadi pemenang pilpres.

Kondisi itu pun akhirnya berlanjut hingga tahun 2009.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved