Breaking News:

Sebulan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182: Boeing Digugat Keluarga Korban, Kotak CVR Belum Ditemukan

Terbaru, sejumlah korban Sriwijaya Air SJ182 melayangkan gugatan kepada perusahaan Boeing di Chicago, Amerika Serikat.

Editor: Rizki A
Dok. Basarnas
Prosesi tabur bunga oleh keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 dan tim SAR dari atas KRI Semarang-594 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Satu bulan telah berlalu setelah tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Duka mendalam masih dan akan terus dirasakan keluarga yang ditinggalkan.

Diketahui, pesawat rute Jakarta-Pontianak itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB dan hilang kontak, empat menit kemudian.

Pihak Air Traffic Controller (ATC) sempat menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat.

KNKT: Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Tidak Pecah di Udara, Mesin Masih Hidup Sebelum Membentur Air

Isak Tangis Keluarga Warnai Pemakaman Kakak Beradik Korban Sriwijaya Air, Ayah Korban: Saya Ikhlas

Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak hingga akhirnya terkonfirmasi jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Pesawat tersebut mengangkut 62 orang yang terdiri atas 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

Hingga Selasa (9/2/2021), masih ada empat jenazah yang belum teridentifikasi pasca-tragedi ini.

Oleh karenanya, tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri tetap melanjutkan proses identifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Terbaru, sejumlah korban Sriwijaya Air SJ182 melayangkan gugatan kepada perusahaan Boeing di Chicago, Amerika Serikat.

Berikut sejumlah perkembangan terbaru sebulan pascatragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, sebagaimana dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved