Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Singgung Lockdown, Jokowi: 'Melihat Negara Lain, Lockdown Satu Negara, Satu provinsi, Ekonomi Jatuh'

Selain mempertanyakan karantina wilayah satu kota, Jokowi juga berpendapat, lockdown skala mikro lewat PPKM bisa menekan laju kasus Covid-19.

Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo -- Selain mempertanyakan karantina wilayah satu kota, Jokowi juga berpendapat, lockdown skala mikro lewat PPKM bisa menekan laju kasus Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyinggung tentang karantina wilayah atau lockdown yang mencakup satu kota.

Ia juga mempertanyakan fungsi karantina wilayah atau lockdown itu.

Joko Widodo berpendapat, karantina wilayah secara mikro lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lebih efektif.

Selain itu, Jokowi mewanti-wanti pemerintah daerah untuk tak asal menerapkan lockdown.

Ia meyakini, pembatasan bisa dilakukan dalam skala kecil.

"Jangan sampai karena virus hanya satu orang, satu RT, yang di-lockdown seluruh kota. Jangan sampai yang terkena virus misalnya dari kelurahan, yang di-lockdown satu kota. Untuk apa?" kata Jokowi saat membuka Peresmian Pembukaan Munas Apeksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Ustaz Tengku Zulkarnain Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Yunarto Wijaya Membalas dan Sebut Ayah

Gibran Rakabuming Diduga Disiapkan untuk Pilgub DKI, Ketua DPP PDIP: Pola Pikir Dangkal, Pragmatis

ASN Dilarang Bepergian selama Liburan Imlek 11-14 Februari 2021, Dikenai Sanksi Jika Nekat Melanggar

Jokowi meminta para wali kota memahami persebaran Covid-19 di wilayah masing-masing.

Ia mengatakan setiap kepala daerah harus tahu sebaran kasus hingga tingkat RT dan RW. Sehingga kebijakan yang dibuat tidak salah sasaran.

Kepada para wali kota dan wakil wali kota se-Indonesia, Jokowi juga meminta agar tindakan 3T terus dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Jika ditemukan warga yang positif Covid-19, ia meminta agar langsung diisolasi sambil bekerja sama dengan Kemenkes, BNPB, TNI, dan Polri.

Kemudian, jika dirasa perlu, Jokowi meminta para wali kota itu untuk memberlakukan PPKM, tapi hanya skala mikro.

Menurut Jokowi, lockdown skala mikro lewat PPKM bisa menekan laju kasus Covid-19.

"Jika dirasa perlu, ini PPKM bisa dilakukan, tapi dalam skala mikro. Baik itu dalam skala kampung, desa, RT atau RW saja. Kita memang harus bekerja lebih detail lagi. Lockdown skala mikro, mikro lockdown. Jadi, tidak merusak pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Jokowi mengatakan, lockdown mikro perlu dilakukan supaya ekonomi tidak rusak dan kegiatan ekonomi masyarakat terus berjalan.

Menurut dia, kebijakan lockdown satu kota tidaklah memungkinkan secara ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved