Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kritisi Adanya Polisi Virtual, SAFEnet: Bakal Menimbulkan Ketakutan Baru, Polisi Masuk Ranah Privat

SAFEnet menilai, polisi virtual cenderung mendahului proses peradilan sehingga warga hanya memiliki satu opsi, yakni patuh atau dihukum.

Net via TribunJateng.com
Ilustrasi 

Tak hanya itu, Damar mendesak pada pihak polisi virtual agar jangan meniadakan ruang pembelaan bagi warga.

Sebab, jika unggahan di internet itu dianggap menimbulkan kebencian atau melanggar UU ITE maka polisi begitu cepat merespon sebuah akun yang dinilai melanggar.

Terlebih, SAFEnet menilai polisi virtual cenderung mendahului proses peradilan sehingga warga hanya memiliki satu opsi, yakni patuh atau dihukum.

"Jangan sampai kehadiran polisi virtual mengganggu kebebasan berpendapat masyarakat. Ini yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaannya harus mengedepankan edukasi, bukan hadir sebagai sosok yang mau menghukum kalau warga tidak patuh," tutup Damar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul SAFEnet Sebut Polisi Virtual Akan Timbulkan Ketakutan Baru pada Masyarakat

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved