Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Video Terobos Ring 1 Viral, Bikers Minta Maaf, Paspampres Ingatkan Masyarakat Bijak Bermedsos

Permintaan maaf pengendara motor disampaikan Juru Bicara Bikers Halid Darmawan di Mako Paspampres Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, (1/2/2021).

Tayang:
Media sosial via KOMPAS.com
Konvoi motor gede ketika melintas di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta. 

TRIBUNTERNATE.COM - Beberapa waktu lalu, video bikers atau gerombolan pemotor menerobos Jalan Veteran III Jakarta Pusat menjadi viral di media sosial.

Diketahui, Jalan Veteran III Jakarta Pusat merupakan wilayah Ring 1 di Kompleks Istana Kepresidenan RI.

Akibat kenekatannya, para pengendara motor alias bikers tersebut ditendang Paspampres karena menerobos jalan Veteran III yang tengah ditutup.

Kemudian, bikers yang sengaja merekam kejadian itu mengunggah video tersebut ke YouTube .

Namun, video mereka justru mendapat cibiran netizen di dunia maya.

Kini, para bikers ekstra nekat itu meminta maaf kepada Paspampres atas tindakan yang telah dilakukan.

Permintaan maaf pengendara motor tersebut disampaikan Juru Bicara Bikers Halid Darmawan di Mako Paspampres Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, (1/2/2021).

"Saya selaku perwakilan dan juru bicara dari rekan-rekan mengakui benar adanya kejadian video viral tersebut, yang terekam dalam video adalah saya dan rekan-rekan. Maka dari itu saya dan rekan-rekan berinisiatif untuk hadir dan mengklarifikasi hal tersebut. Saya intinya memohon maaf sebesar-besarnya kepada satuan Paspampres dan jajaran anggota yang bertugas saat kejadian berlangsung," kata Halid Darmawan.

Halid mengatakan pihaknya tidak berniat untuk merusak citra baik Paspampres di mata publik dengan mengunggah video tersebut.

Ia dan rekan-rekannya juga tidak memiliki niat membahayakan Istana Kepresidenan. 

"Tidak ada sedikit pun niatan kami untuk merusak citra baik Paspampres di mata publik. tidak ada niatan kami untuk mengancam VVIP di area Ring 1," katanya.

Baca juga: Penjelasan Komnas HAM tentang 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Mandek Penyelesaiannya

Baca juga: KPK Diminta untuk Usut Pemberian Izin Amdal dari Nurdin Abdullah ke Dua Perusahaan Tambang Pasir

Baca juga: 12 Terduga Teroris Ditangkap di Jawa Timur: Senjata Api Rakitan Disita, Terafiliasi dengan Al Qaeda

Selain meminta maaf kepada Paspampres, Halid juga meminta maaf kepada para pengendara motor lainnya karena dinilai mencoreng nama baik bikers. 

"Saya tidak lupa meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena sudah membuat kegaduhan dengan adanya video viral tersebut," pungkasnya.

Bikers Tak Akan Mengulangi Lagi

Pengendara motor penerebos Jalan Veteran III, Istana Kepresidenan Jakarta meminta maaf kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) atas perbuatan yang dilakukan. 

Juru Bicara Bikers Halid Darmawan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

"Saya dan rekan-rekan tidak akan kembali mengulangi tindakan tersebut dan akan berusaha lebih baik ke depannya," kata Halid di Mako Paspampres Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, (1/3/2021).

Paspampres Sebut Permasalahan Sudah Selesai

Asisten Intelijen Paspampres  Kolonel Wisnu Herlambang mengatakan bahwa permasalahan pengendara motor tersebut telah selesai.

Paspampres telah memberikan edukasi dan teguran kepada para pengendara motor.

Pihaknya juga telah memperingatkan para pengendara untuk tidak mengulangi perbuatan mereka.

Baca juga: Waspada! 15 Penyakit yang Bisa Muncul karena Kebiasaan Mengonsumsi Minuman Keras

Baca juga: Kerap Ditanya Soal Anak, Gilang Dirga: Prinsip Gue, Wanita Bukan Pabrik yang Bisa Berproduksi

Baca juga: Dikenal sebagai Algojo Para Koruptor, Ini Deretan Koruptor yang Vonisnya Diperberat Artidjo Alkostar

Konvoi motor gede ketika melintas di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta.
Konvoi motor gede ketika melintas di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta. (Media sosial via KOMPAS.com)

"Kita sudah memberikan edukasi. Kita sudah memberikan teguran, kita memberikan imbauan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," kata dia.

Mengenai unsur pelanggaran hukum, misalnya lalu lintas jalan, pihaknya menurut Wisnu menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

"Kita serahkan kepada kepolisian untuk memeriksa memproses apakah ada pelanggaran hukum atau tidak. Untuk Paspampres sebetulnya sudah selesai dengan memberikan edukasi saat kejadian kemarin," pungkasnya.

Paspampres Ingatkan Masyarakat Bijak Bermedsos

Asisten Intelijen Paspampres Kolonel Wisnu Herlambang meminta masyarakat bijaksana dalam menggunakan media sosial.

Pernyataan Wisnu tersebut terkait dengan video viral pengendara motor yang ditendang Paspampres karena menerobos jalan Veteran III yang tergolong ring 1 Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Sekali lagi komandan berpesan bahwa kejadian ini kita harus mengambil hikmahnya. Yang pertama bijak dalam bermedsos. Sebelum kita memposting sesuatu harus berpikir apakah ada manfaat atau tidak dari apa yang kita posting," kata Wisnu di Mako Paspampres, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (1/3/2021).

Sempat Viral

Sebelumnya, viral video Paspampres menendang pengendara motor di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, pada Jumat, (26/2/2021.

Ternyata video tersebut merupakan rekaman kejadian pada Minggu, (21/2/2021). 

Video yang diunggah oleh salah seorang pengendara tersebut ke media sosial, kemudian mendapat cibiran dan hujatan netizen.

Pihak Paspampres kemudian membenarkan adanya kejadian tersebut.

Mereka menilai bahwa penendangan pengendara tersebut dibenarkan sebagai bagian dari kewaspadaan menjaga instalasi VVIP.

Pengendara motor dinilai membahayakan ring 1, karena menerobos jalan yang ditutup di sekitar Istana Kepresidenan. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bikers Penerobos Ring 1 Istana Minta Maaf kepada Paspampres

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Datangi Mako Paspampres, Bikers Penerobos Ring 1 Istana Janji Tidak Ulangi Perbuatan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tanggapi Video Viral Bikers Terobos Ring 1 Istana, Paspampres Ingatkan Masyarakat Bijak Bermedsos

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved