Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Max Sopacua Optimis KLB Demokrat akan Menganulir Pemecatan 7 Kader yang Disebut Terlibat Isu Kudeta

Max Sopacua optimis bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) akan menganulir seluruh permasalahan yang ada di tubuh Partai Demokrat, termasuk pemecatan 7 kader.

Youtube/KompasTV
Max Sopacua optimis Kongres Luar Biasa (KLB) akan menganulir keputusan pemecatan terhadap 7 kader Partai Demokrat, disiarkan di kanal Youtube KompasTV Senin (1/3/2021). 

Para pendiri Partai Demokrat berencana akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada awal Maret 2021.

Hal tersebut diungkapkan salah satu pendiri Partai Demokrat, Ilal Ferhad, dalam konferensi pers di Restoran Penang Bistro Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

"(Digelar) awal Maret (2021)," ujar Ilal, dikutip dari Tribunnews.com.

Menurutnya, KLB telah mendapatkan dukungan dari mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Sebab, seandainya DPD dibelenggu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), jajaran DPC masih punya hak konstitusional.

Ilal pun menyebut ada landasan yang menjadikan dukungan DPC sebagai modal KLB.

Landasan itu mengacu kepada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) pertama Partai Demokrat.

Baca juga: Mengaku Difitnah, Marzuki Alie Kirim WA ke SBY Tapi Tak Ditanggapi, Saya Ungkap Satu per Satu

Baca juga: Tanggapi Komentar Jhoni Allen Marbun, Demokrat: Mungkin yang Bilang Begitu Tidak Tinggal di Bumi

Ketentuan tersebut ada tercantum di Pasal 81 Anggaran Dasar dan Pasal 83 Anggaran Rumah Tangga.

"Jadi kami (gunakan) pintu-pintu untuk masuk KLB itu berdasarkan AD/ART versi pertama," tutur Ilal.

Pada kesempatan yang sama, pendiri Partai Demokrat lain, Hengky Luntungan mengungkapkan, jadwal penyelenggaraan bakal diumumkan menjelang digelarnya KLB.

"Nanti tiga hari sebelum KLB diumumkan," kata Hengky.

Adapun alasan pendiri enggan menyampaikan jadwal pelaksanaan karena khawatir ada upaya-upaya yang dilakukan oleh DPP Partai Demokrat yang dapat menyebabkan pelaksanaan KLB gagal dilakukan.

"Ibaratnya, kami sudah tanam pisang dan buahnya sudah matang, kami tidak kasih tahu nanti diambil orang," kata Hengky.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved