Breaking News:

Profil SIngkat dan Harta Kekayaan Lukas Enembe, Gubernur Papua yang Dideportasi dari Papua Nugini

Sebagai penyelenggara negara, Lukas Enembe berkewajiban menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK. 

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gubernur Papua Lukas Enembe. Ia diduga melintas ke Papua Nugini melalui jalur tikus tanpa kelengkapan dokumen keimigrasian, Rabu (31/3/2021). 

"Saya mengaku salah, ilegal. Saya pergi untuk berobat, saya ingin mau sehat, saya naik ojek ke sana," Lukas di PLBN Skouw, Jumat (2/4/2021).

Harta Kekayaan Lukas Enembe

Sebagai penyelenggara negara, Lukas Enembe berkewajiban menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Sabtu (3/4/2021), Lukas Enembe tercatat 4 kali melaporkan LHKPN.

Laporan itu tertanggal 11 Mei 2012, 14 November 2016, 12 Januari 2018, dan 31 Desember 2019.

Saat laporan pertama pada 11 Mei 2012, harta kekayaan Lukas Enembe dilaporkan sebanyak Rp 3,6 miliar.

Dalam laporan terakhir pada 31 Desember 2019, harta Lukas menjadi Rp 21,1 milar.

Gubernur Papua Lukas Enembe
Gubernur Papua Lukas Enembe (Screenshot Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Fakta Gubernur Papua Dideportasi dari Papua Nugini: Tak Dilengkapi Dokumen Imigrasi, Mengaku Salah

Baca juga: Bermula Demam Tinggi, Bocah Ini Kini Tinggal Kulit dan Tulang, Orangtua Malu Minta Bantuan

Baca juga: Menko Airlangga Minta Pengusaha Bayar Penuh THR Karyawan, Ini Kata Kemenaker

Merujuk LHKPN terakhir itu, ia memiliki empat tanah, dua mobil, kas setara Rp 18 miliar dan harta lainnya. 

Ia tidak memiliki utang.

Berikut rincian LHKPN Lukas Enembe berdasar LHKPN terakhir: 

Halaman
1234
Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved