Breaking News:

Profil SIngkat dan Harta Kekayaan Lukas Enembe, Gubernur Papua yang Dideportasi dari Papua Nugini

Sebagai penyelenggara negara, Lukas Enembe berkewajiban menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK. 

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gubernur Papua Lukas Enembe. Ia diduga melintas ke Papua Nugini melalui jalur tikus tanpa kelengkapan dokumen keimigrasian, Rabu (31/3/2021). 

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 18.373.488.727

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 21.190.182.290

G. HUTANG Rp. ----

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp. 21.190.182.290

Profil Lukas Enembe

Mengutip dari laman resmi Pemerintah Derah Papua, Gubernur Papua ke-13, Lukas Eenembe lahir di Tolikara, Papua pada 27 Juli 1967.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Papua, Lukas Eenembe adalah Bupati Puncak Jaya pada periode 2007-2012.

Menikahi Ny Yulce W Enembe, Lukas Enembe dikaruniai tiga orang anak.

Anak pertamanya bernama Astract Bona T.M. Enembe, anak keduanya Eldorado Gamael Enumbi, dan yang terakhir Dario Alvin Nells Isak Enembe.

Mengawali Karir sebagai PNS

Setelah lulus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi, Manado, Lukas Eenembe menjadi CPNS di Kantor Sospol Kabupaten Merauke.

Karirnya sebagai CPNS tersebut berjalan hingga menjadi PNS.

Kemudian pada 2005, Lukas Eenembe beralih karir sebagai politikus.

Di tahun yang sama, Lukas Eenembe memutuskan menjadi calon Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya.

Berpasangan dengan Eliezer Renmaur, Lukas Eenembe berhasil terpilih sebagai wakil bupati.

Baru kemudian pada 2007, Lukas Eenembe berpasangan dengan Henok Ibo untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Puncak Jaya.

Saat terpilih sebagai Bupati Puncak Jaya, usia Lukas Eenembe menginjak 40 tahun.

Pada tahun 2013, Lukas Enembe maju menjadi calon Gubernur Papua.

Ia didampingi oleh Klemen Tinal yang berlaku sebagai wakilnya.

Pasangan ini terpilih dan resmi memimpin Papua untuk periode 2013-2018.

Setelah menjabat selama lima tahun, Lukas Enembe dan Klemen Tinal kembali berpasangan untuk maju dalam Pilkada.

Untuk kedua kalinya, pasangan ini mempimpin Papua.

Pada pemilihan tersebut, Lukas Enembe dan Kelemen Tinal meraih 1.939.539 suara atau 67,54 persen suara.

Dengan ini, Lukas Enembe kembali menjabat sebagai Gubernur Papua untuk masa jabatan 2018-2023.

Riwayat Pendidikan

Lukas Enembe lulus pendidikan dasarnya di SD YPPGI Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua pada 1980.

Selanjutnya, ia melanjutkan sekolahnya di Sentani, Ibukota Jayapura.

Tepatnya, Lukas Enembe bersekolah di SMPN 1 Jayapura.

Di SMPN 1 Jayapura, Lukas Enembe lulus tahun 1983

Berikutnya, ia melanjutkan sekolah ke SMAN 3 Jayapura yang juga terletak di Sentani.

Pendidikan menengah tersebut berhasil diselesaikan pada 1986.

Kemudian Lukas Enembe melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Lukas Enembe berhasil meraih gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado, pada 1995.

Pada tahun 2001, Lukas Enembe juga sempat belajar di The Christian Leadership & Secound Leanguestic, Cornerstone College, Australia.

Riwayat Organisasi

Berpengalaman dalam berorganisasi, berikut kiprah Lukas Enembe yang malang-melintang di berbagai organisasi beserta periodenya:

- Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara (1989–1992)

- Pengurus SEMAH FISIP UNSRAT Manado (1990–1995)

- Koordinator PPM FISIP UNSRAT Manado (1992–1994)

- Ketua IMIRJA Sulawesi Utara (1992–1995)

- Penggerak Kegiatan Keluarga Tani Pegunungan Tengah (1995 – 1996)

- PNS Kantor Sospol Kabupaten Merauke (1997)

- Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya (2001-2005)

- Bupati Kabupaten Puncak Jaya (2007-2012)

- Ketua DPD Partai Demokrat Papua (2006-2011, 2012-2017, 2017-2022)

(Tribunnews.com/Daryono/Triyo/Musa Abubar)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harta Kekayaan Lukas Enembe, Gubernur Papua yang Masuk Ilegal ke Papua Nugini, Total Rp 21,1 Miliar

Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved