Breaking News:

UPDATE Bencana Alam di NTT: Total 128 Orang Meninggal Dunia, Ratusan Rumah Rusak Berat

Hingga kini, Selasa (6/4/2021) pagi, total sudah ada 128 warga yang meninggal dunia akibat bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dokumen warga/istimewa
Gambar ini memperlihatkan banjir yang memporakporandakan rumah warga di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur pada Minggu 4 April 2021. 

TRIBUNTERNATE.COM - Hingga kini, Selasa (6/4/2021) pagi, total sudah ada 128 warga yang meninggal dunia akibat bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun wilayah yang terdampak bencana alam di NTT antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, dan Alor.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati yang mengatakan bahwa siklon tropis Seroja berdampak di 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Total warga meninggal dunia berjumlah 128 orang selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12," kata Raditya dalam keterangan pers resmi BNPB, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, Raditya juga memperbarui data terkait total korban hilang yang mencapai mencapai 72 orang.

Rincian total orang hilang tersebut yakni 28 orang dari Kabupaten Alor, 23 orang dari Flores Timur, dan 21 orang dari Lembata.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah tadi juga berdampak pada sejumlah kerugian total.

Baca juga: Pemerintah akan Berikan Santunan Kepada Para Korban Bencana Alam di NTT hingga Rp15 Juta per Orang

Baca juga: Banjir Bandang di NTT: Presiden Jokowi Minta Gerak Cepat Penanganan, Puan Maharani Berduka

Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flores Timur menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini.
Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flores Timur menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini. (Istimewa via Pos Kupang)

Antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR).

Sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Berikut rincian kerusakan sektor pemukiman:

Halaman
1234
Editor: Ronna Qurrata Ayun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved