Breaking News:

Cegah Covid-19 dan Kerumunan di Zona Merah, MUI Imbau Umat Islam Shalat Idul Fitri di Rumah

MUI meminta umat Islam untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing, terutama di wilayah zona merah.

Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI - Sejumlah umat muslim saat melaksanakan shalat Idul Fitri 1440 H di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019). Umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H yang jatuh pada hari Rabu 5 Juni 2019. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir.

Terkait hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan imbauan dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri.

MUI meminta umat Islam untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing, terutama di wilayah zona merah.

Imbauan itu berkenaan dengan pandemi virus corona (Covid-19) yang belum usai.

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan mengatakan salat Idul Fitri lebih baik bersama keluarga di rumah ketimbang di lapangan yang berpotensi terjadi kerumunan abai protokol kesehatan.

"Salat Idul Fitri ini karena akan menimbulkan kerumunan, menimbulkan kelompok masyarakat yang berbondong-bondong menuju lapangan."

"Maka kita utamakan untuk, sekali lagi, salat di rumah saja bersama keluarga,” kata Amirsyah dalam konferensi pers, Jumat (23/4/2021).

Amirsyah mengatakan salat Idul Fitri di rumah merupakan langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk ikut berperan dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Baca juga: Belum Selesai Hadapi Lonjakan Kasus, India Temukan Varian Baru Virus Corona Tiga Mutasi

Baca juga: Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Berikut Tata Cara hingga Besarannya

Baca juga: 127 Warga India Tiba di Indonesia, 12 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan saat konferensi pers secara virtual dari kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (7/4). Konpers menyikapi bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan saat konferensi pers secara virtual dari kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (7/4). Konpers menyikapi bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. (screenshot)

Selain itu, Amirsyah juga meminta masyarakat tidak mudik lebaran dan lebih memilih silahturahmi secara virtual yang lebih efisien dan aman Covid-19.

Tujuannya, menghindari kerumunan abai protokol kesehatan dan potensi penularan virus corona.

Halaman
12
Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved