Munarman Diduga Terkait Baiat ISIS, Ini Pembelaan Kuasa Hukum
Terkait dugaan itu, pengacara Munarman, Aziz Yanuar, menyebutkan bahwa Munarman sudah mengklarifikasi di media bahwa dirinya hanya memberi ceramah.
TRIBUNTERNATE.COM - Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di rumahnya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.
Penangkapan pria yang juga merupakan kuasa hukum Rizieq Shihab tersebut disebut diduga karena terkait kegiatan baiat terhadap Negara Islam di Irak dan Suriah atau NIIS/ISIS yang dilakukan di Jakarta, Makassar, dan Medan.
Terkait dugaan tersebut, kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar, menyebutkan bahwa Munarman sudah beberapa kali melakukan klarifikasi di media bahwa dirinya hanya memberikan ceramah.
“Beliau sudah klarifikasi beberapa kali kan, mengenai kabar-kabar di media, bahwa terkait dengan baiat itu beliau hanya memberikan ceramah, pencerahan lah seperti itu,” kata Aziz dikutip dari pernyataannya melalui sambungan telepon yang disiarkan di kanal Youtube KompasTV Selasa (27/4/2021).
Aziz mengatakan, keberadaan Munarman untuk memberikan ceramah tersebut justru untuk memberikan pencerahan agar tidak terjebak dalam upaya terorisme.
“Justru ceramah itu isinya supaya tidak mudah untuk terjebak dalam upaya-upaya yang memancing untuk melakukan teror,” terangnya.
Aziz menegaskan bahwa baik Munarman maupun FPI menolak perilaku dan tindakan terorisme.
“Sekali lagi beliau menolak, sama dengan FPI dan Habib Rizieq, menolak tegas, perilaku atau tindakan-tindakan terorisme,” tegasnya.
Baca juga: Munarman Ditangkap Densus 88 Diduga Terkait Baiat ISIS, Pengacara: Itu Merupakan Bentuk Fitnah
Baca juga: Pengacara Rizieq Shihab Ditangkap Densus 88 Terkait Dugaan Terorisme, Berikut Rekam Jejak Munarman
Aziz menekankan bahwa Munarman hanya mengisi acara yang diadakan oleh pihak yang mengundangnya.
“Informasinya sudah jelas bahwa beliau itu disitu dalam rangka mengisi acara, sudah beberapa kali dijelaskan. Mengisi acara yang diadakan oleh pihak yang mengundang,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Aziz kembali menegaskan bahwa dalam acara tersebut Munarman tidak melakukan baiat ISIS seperti yang dituduhkan kepadanya.
Menurutnya, Munarman justru memberikan penjelasan agar pendengarnya mewaspadai pihak yang ingin melakukan upaya teror mengatasnamakan jihad.
“Isinya adalah justru beliau itu menjelaskan kita jangan sampai terjebak dalam upaya-upaya pihak-pihak lain yang ingin melakukan upaya-upaya teror, mengatasnamakan jihad dan sebagaimnya ini tidak benar, merupakan bentuk jebakan, itu beliau memberi pencerahan seperti itu,” terangnya.
“Saya tahu persis beliau tegas dan sangat tidak setuju dengan upaya-upaya terkait terorisme di Indonesia.” imbuhnya.
Video selengkapnya: