Breaking News:

Viral Media Sosial

Kisah Pemudik yang Mengaku Jalan Kaki dari Gombong ke Soreang Ternyata Cuma Karangan

Dani Rahmat dan istrinya, Masitoh ternyata mengaku berbohong atau menipu demi belas kasih orang.

Editor: Rizki A
Istimewa
Kisah Dani (38) yang mengaku mudik berjalan kaki bersama isterinya Masitoh Aninur Lubis (36) ternyata cuma karangan belaka. 

TRIBUNTERNATE.COM - Cerita suami istri, Dani Rahmat (39) dan Masitoh Ainun (36) yang mengaku mudik jalan kaki sempat menjadi viral di media sosial.

Bahkan, cerita mereka sempat mengundang rasa iba para warga.

Sebelumnya, Dani Rahmat dan Masitoh beserta dua anak mereka terlihat berjalan kaki di daerah Ciamis, Jawa Barat.

Saat ditanya warga, pernyataan mereka pun menambah iba.

Dani mengaku baru saja di-PHK oleh sebuah perusahaan konfeksi rumahan di Gombong, Jawa Tengah.

Mereka mengaku berjalan kaki dari Gombong ke Soreang, Kabupaten Bandung, untuk pulang kampung.

Dani (38) dan Masitoh (36) sembari membawa dua anaknya yang masih balita nekat jalan kaki pulang mudik dari Gombong (Jawa Tengah) ke Soreang, Kabupaten Bandung karena tak punya pekerjaan setelah di-PHK di tempat kerjanya. Mereka berangkat dari Gombong pada Minggu (2/5) sore dan Jumat (7/5) siang baru sampai di Ciamis. (Tribun Jabar/Andri M Dani)
Dani (38) dan Masitoh (36) sembari membawa dua anaknya yang masih balita nekat jalan kaki pulang mudik dari Gombong (Jawa Tengah) ke Soreang, Kabupaten Bandung karena tak punya pekerjaan setelah di-PHK di tempat kerjanya. Mereka berangkat dari Gombong pada Minggu (2/5) sore dan Jumat (7/5) siang baru sampai di Ciamis. (Tribun Jabar/Andri M Dani) (Andri M Dani/Tribun Jabar)

Baca juga: KPK Akui Salinan SK Penonaktifan Sudah Disampaikan ke 75 Pegawai, Dewas KPK Belum Mengetahui

Baca juga: Penyerangan Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora Kembali Terjadi, Dua Warga Dilaporkan Tewas

Baca juga: Deretan Selebriti yang Datang di Pemakaman Sapri Pantun, Ustaz Zacky Mirza hingga Billy Syahputra

Hal itu dilakukan karena mereka sudah tidak punya apa-apa lagi.

Keduanya saat itu berjalan kaki membawa dua anaknya yang masih balita.

Kisah mereka pun sudah menyebar di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Namun ketika berhasil dipulangkan ke Kabupaten Bandung, tepatnya di Cangkuang, fakta anyar terkuak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved