Breaking News:

Hasil Kajian Kemenkes RI: Vaksin Covid-19 Sinovac Efektif Turunkan Risiko Reinfeksi dan Kematian

Pemberian vaksinasi dosis lengkap secara signifikan dapat menurunkan risiko dan mencegah Covid-19 bergejala hingga hari ke-63.

AFP/NICOLAS ASFOURI
Satu paket vaksin eksperimental untuk Covid-19 di Quality Control Laboratory di the Sinovac Biotech, Beijing, China. Gambar diambil pada 29 April 2020. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kementerian Kesehatan RI merilis hasil kajian terbaru terhadap vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Dalam kajian tersebut, terungkap efektifitas vaksin Covid-19 Sinovac.

Berdasarkan hasil kajian, seseorang yang menerima vaksinasi Sinovac dosis lengkap sangat efektif menurunkan risiko terkena kembali (reinfeksi), mendapat perawatan, atau kematian karena terpapar Covid-19 hingga 98 persen.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Peneliti Survei Efektivitas Vaksin Sinovac Kemenkes Pandji Dhewantara dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Rabu (12/5/2021).

Ia menerangkan, pemberian vaksinasi dosis lengkap secara signifikan dapat menurunkan risiko dan mencegah Covid-19 bergejala hingga hari ke-63.

"Bisa mengurangi risiko dan mengurangi 94 persen Covid-19 bergejala pada individu yang menerima vaksinasi penuh atau 2 dosis," kata Panji.

Baca juga: Indonesia Beri Bantuan Penanganan Covid-19 untuk India, Dubes India Apresiasi: Sangat Tepat Waktu

Baca juga: Didakwa Penjara Seumur Hidup, Napiter Bom Bali I Ali Imron Tak Mau Ajukan Banding, Apa Alasannya?

Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia Rabu, 12 Mei 2021: Ada 4.608 Kasus Baru, Total 1.728.204 Kasus Infeksi

Selain itu, vaksinasi dua dosis dengan Sinovac dapat menurunkan risiko atau mencegah perawatan karena Covid-19 sebesar 96 persen serta risiko fatal atau kematian karena Covid-19 sampai 98 persen.

Jika dibandingkan dengan pada individu yang baru menerima dosis pertama.

Penerima dosis pertama masih berisiko terkena atau terinfeksi Covid-19 bergejala itu jauh lebih besar, di mana hanya akan menurunkan sekitar 13 persen risiko bergejala Covid-19.

"Vaksinasi sangat penting untuk melindungi diri dari tiga risiko, yaitu menurunkan risiko terkena kembali Covid-19, mendapatkan perawatan karena terpapar corona, atau risiko kematian," ungkap Panji.

Baca juga: Mengenal Iron Dome Israel, Teknologi Pertahanan Udara yang Mampu Cegat Roket dari Hamas Palestina

Baca juga: Dinonaktifkan KPK, Harun Al Rasyid Siap Buktikan Dirinya atau Firli Bahuri yang Tak Berintegritas

Halaman
12
Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved