Terkini Internasional
Mengenal Iron Dome Israel, Teknologi Pertahanan Udara yang Mampu Cegat Roket dari Hamas Palestina
Di tengah ketegangan Israel dan Palestina, sebuah inovasi teknologi bernama Iron Dome menjadi sorotan. Bahkan, Iron Dome menduduki trending di Twitter
TRIBUNTERNATE.COM - Ketegangan antara Israel dan Palestina kembali meningkat di akhir bulan Ramadhan 1442 Hijriah.
Sejak ketegangan antara dua wilayah itu mulai meningkat pada Senin (10/5/2021), ratusan roket telah ditembakkan dari jalur Gaza.
Akibatnya, setidaknya tiga orang Israel tewas.
Pada Selasa (11/5/2021), Hamas telah meluncurkan serentetan roket ke Tel Aviv, kota terbesar di Israel.
Pihak Hamas menyebut, serangan itu diluncurkan setelah sebuah bangunan tinggi di Gaza hancur akibat serangan udara Israel.
Dikutip dari The Washington Post, serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menewaskan setidaknya 28 orang, menurut informasi dari pejabat Palestina dan media Israel.
Di tengah ketegangan Israel dan Palestina, sebuah inovasi teknologi bernama Iron Dome menjadi sorotan.
Bahkan, Iron Dome menduduki trending di media sosial Twitter pada Rabu (12/5/2021) sore.
Iron Dome telah disematkan dalam lebih dari 233 ribu cuitan.
Lalu, apa sebenarnya Iron Dome?
Masih dikutip dari The Washington Post, Iron Dome adalah sistem pertahanan udara yang dikembangkan oleh perusahaan Israel, Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries.
Pengembangan teknologi Iron Dome mendapat dukungan finansial dan teknis dari Amerika Serikat.
Iron Dome pertama kali dioperasikan pada 2011.
Teknologi ini dirancang untuk menghentikan roket dan artileri jarak pendek seperti yang ditembakkan dari Gaza.
Ada dua sistem terpisah, David's Sling and Arrow, yang dirancang untuk ancaman jarak menengah dan jauh, termasuk pesawat, drone, roket, dan rudal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/iron-dome.jpg)