Breaking News:

Pegawai KPK Ungkap Kejanggalan TWK: Itu Ternyata Tes Indeks Moderasi Bernegara yang Dipakai TNI AD

Pegawai KPK Benydictus Siumlala mengungkap kejanggalan TWK dalam seleksi status kepegawaian lembaga antirasuah tersebut dalam sebuah diskusi.

Editor: Rizki A
Kompas.com/Dylan Aprialdo Rachman
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

TRIBUNTERNATE.COM - Dinonaktifkannya 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) masih menjadi sorotan.

Diketahui, Surat Keputusan (SK) penonaktifan terhadap 75 pegawai KPK tersebut telah beredar.

SK tertanggal 7 Mei 2021 itu ditandatangani oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

Sementara untuk salinan yang sah, ditandatangani oleh Plh Kabiro SDM Yonathan Demme Tangdilintin.

Dalam 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan, di antaranya merupakan beberapa penyidik senior seperti Novel Baswedan, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap, hingga kasatgas penyelidik dan penyidik dari unsur internal lainnya.

Sementara, pegawai KPK Benydictus Siumlala mengungkap kejanggalan TWK dalam seleksi status kepegawaian lembaga antirasuah tersebut dalam sebuah diskusi.

Benydictus mengatakan, dirinya baru diberitahu soal TWK sepekan sebelum tes dilaksanakan.

“Kurang lebih hanya satu minggu (informasi akan diselenggarakan TWK) sebelum tes dilaksanakan,” kata Benydictus dalam acara bertajuk Tinjauan Kritis Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK: Ke Mana Arah Bangsa Kita?, Minggu (16/5/2021).

“Memang sebelumnya ada desas-desus beredar di kantor bahwa akan ada tes, akan ada asesmen,” ucap dia.

Benydictus dan pegawai KPK lain mendapatkan surat elektronik (surel) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mencetak kartu tes yang telah diberi nomor dan ruangan ujian.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved