Breaking News:

IPW: Salah Kaprah Jika Ombudsman, Komnas HAM, dan PGI Mau Diperalat Novel Baswedan cs

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai, Komnas HAM, Ombudsman RI, dan PGI sudah salah kaprah membela 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Editor: Rizki A
Istimewa
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane 

TRIBUNTERNATE.COM - Polemik 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) masih belum berakhir.

Diketahui, lembaga yang berwenang untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik Ombudsman RI,  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), hingga Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) pasang badan untuk ke-75 pegawai KPK yang terancam disingkirkan dari lembaga antirasuah itu.

Polemik ini pun mendapat sorotan dari Indonesian Police Watch (IPW).

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai Komnas HAM, Ombudsman RI, dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), sudah salah kaprah membela 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

“Salah kaprah karena Komnas HAM dan PGI, membela Novel Baswedan dan Yudi Purnomo, dua diantara berjumlah 75 orang yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) di KPK pada 18 Maret–9 April 2021,” kata Neta S Pane dalam keterangannya, Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Pasha Ungu Disebut Masuk Bursa Pilkada DKI Jakarta, Sempat Bela Anies Baswedan yang Dikritik Giring

Menurut Neta S Pane, persoalan Novel dengan KPK bukanlah persoalan politik, apalagi persoalan agama.

“PGI perlu mengingat hal ini,” ujarnya.

Persoalan Novel cs adalah, terang Pane, merupakan konflik pekerja, yakni antara pemberi gaji Pemerintah melalui KPK dengan penerima gaji.

Menurut Pane, dengan dibentuknya Wadah Pegawai (WP) di KPK oleh Novel cs, semakin mengukuhkan bahwa keberadaan Novel cs di KPK adalah pegawai alias pekerja.

Di mana, segala masalahnya sebagai pekerja harus berkordinasi dengan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Serikat Pekerja Indonesia (SPI).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved