Breaking News:

Para Vendor Bansos Covid-19 Akui Berikan Uang Ratusan Juta Rupiah pada Anak Buah Juliari Batubara

Vendor-vendor pengadaan bansos Covid-19 tahun 2020 akui berikan uang ratusan juta pada anak buah Juliari Batubara, untuk apa?

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi bansos se-Jabodetabek tahun 2020, Juliari Batubara mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahun 2020 dengan terdakwa eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara kembali digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021).

Adapun agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

Saksi tersebut antara lain adalah Rocky Josep Pesik selaku Direktur PT Andalan Pesik International, Raj Indra Singh selaku Direktur PT Global Tri Jaya, Mochamad Iqbal selaku Direktur PT Total Abadi Solusindo, dan Go Erwin selaku Direktur PT Era Nusantara Prestasi yang juga pemilik dari CV Nurali Cemerlang.

Diketahui, saksi-saksi tersebut adalah vendor atau penyedia barang untuk keperluan bansos Covid-19 area Jabodetabek periode 2020.

Dalam persidangan, para saksi mengaku memberikan uang kepada eks anak buah Juliari Batubara yang juga merupakan mantan pejabat Kemensos, yakni Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono.

Mulanya, Ketua Majelis Hakim PN Tipikor, Muhammad Damis menanyakan kepada para saksi mengenai pernah atau tidaknya mereka memberikan uang kepada Joko dan Adi.

Baca juga: Ini Sederet Nama Pejabat Kemensos dan BPK yang Diduga Terima Dana Korupsi Bansos Covid-19

Baca juga: Korupsi Pengadaan Bansos Covid-19 di Bandung Barat, Bupati Aa Umbara Ditetapkan sebagai Tersangka

"Kepada saudara Rocky, pernahkah saudara memberikan uang kepada Matheus Joko?," tanya Hakim Damis kepada Rocky dalam ruang persidangan.

Menjawab pertanyaan Hakim, Rocky pun mengaku pernah memberi uang kepada Joko senilai Rp150 juta yang diberikan dalam tiga tahap.

"Iya (memberikan), 3 kali 50 juta," kata Rocky.

"Berarti 150 juta? Untuk apa itu (uangnya)?," tanya lagi hakim.

Halaman
1234
Editor: Ronna Qurrata Ayun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved