Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Erick Thohir hingga Gus Yaqut, Ini Menteri Kabinet Indonesia Maju dengan Kinerja Terbaik Versi LPI

Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) telah merilis hasil studi yang menunjukkan peringkat kinerja terbaik dari sejumlah menteri dalam Kabinet Jokowi.

Tribunnews/Herudin
Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019). Erick menduduki peringkat menteri Jokowi dengan kinerja terbaik versi LPI. 

TRIBUNTERNATE.COM - Selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua, Kabinet Indonesia Maju telah mengalami dua kali reshuffle.

Reshuffle pertama terjadi pada 22 Desember 2020 lalu, sementara reshuffle kedua dilaksanakan pada 28 April 2021.

Setelah terjadi dua kali reshuffle, terlebih di tengah masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, bagaimana performa atau kinerja para menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Jilid II?

Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) telah merilis hasil studi yang menunjukkan peringkat kinerja terbaik dari sejumlah menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Jilid II.

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, Ph.D menyebutkan bahwa penempatan itu didasari oleh hasil riset kualitatif dan wawancara mendalam terhadap sejumlah pakar dari beragam latar keilmuan untuk memotret kinerja kabinet Indonesia yang dilakukan selama Januari-Juni 2021.

Baca juga: Tolak Usul RS Khusus Pejabat, Wakil Ketua Komisi III DPR RI: Semua Sama, Tak Perlu Diistimewakan

Baca juga: Ketua Uji Klinis Vaksin Sinovac Dokter Novilia Meninggal, Ridwan Kamil: Pahlawan Kita di Era Pandemi

Baca juga: Ada Usulan Rumah Sakit Covid-19 Khusus Pejabat, Febri Diansyah: Ide Paling Brilian dalam 100 Tahun

LPI ingin mengukur kinerja kabinet dalam merespon pandemi Covid 19.

Dari hasil riset tersebut, didapati performa sejumlah menteri kabinet berada pada rating terbaik.

Boni menyebutkan penilaian itu berdasarkan tiga indikator besar dengan 20 sub indikator turunannya.

Ketiga indikator itu antara lain mengenai leadership (kepemimpinan), policies (kebijakan), dan responsiveness (ketanggapan).

Boni mengulas, pendekatan ini lazim digunakan di sejumlah negara yang demokrasinya relatif lebih mapan.

Dari ketiga pendekatan yang penilaiannya diberikan secara subjektif oleh para pakar, LPI menguantifikasi pengukuran dengan memberikan bobot terhadap ketiga dimensi indikator itu.

Indikator leadership memberi kontribusi 30 persen kepada nilai kinerja, indikator policies menyumbang 20 persen, dan indikator responsiveness diberi porsi terbesar, yaitu 50 persen dari total pengukuran.

“Penentuan ini menunjukkan bahwa LPI menitikberatkan pada sektor daya tanggap dalam mengukur kualitas performa para menteri dan pimpinan lembaga negara,” urai Boni, Kamis (8/7/2021).

Ia menjelaskan, dari ketiga dimensi indikator itu, performa menteri Kabinet yang berada dalam kategori terbaik di antaranya Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Mensos Tri Rismaharini.

“Dari pengukuran kinerja yang dilakukan LPI, kami menilai sejumlah figur menteri itu berada pada kinerja terbaik dari keunggulan yang tentunya berbeda-beda," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved