Breaking News:

Virus Corona

Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Pertama Terdeteksi di Peru, Sudah Menyebar ke 28 Negara

Lambda saat ini merupakan varian dominan di negara Andes, yang memiliki tingkat kematian virus corona per kapita tertinggi di dunia.

Editor: Rizki A
Pexels.com/Miguel Á. Padriñán
ILUSTRASI virus corona Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pandemi Covid-19 telah merebak sejak awal Januari 2020 lalu.

Dalam kurun waktu 1,5 tahun sejak pandemi Covid-19 bermula, virus yang menyebabkan penyakit itu, SARS-CoV-2, telah bermutasi beberapa kali.

Beberapa jenis virus hasil mutasi bersifat lebih menular dan lebih mematikan daripada yang lainnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah mengklasifikasikan empat mutasi tersebut sebagai varian yang mengkhawatirkan, yaitu Alfa, Beta, Gamma, dan Delta.

Empat varian lainnya, yaitu Eta, Iota, Kappa, dan Lambda, telah ditetapkan sebagai varian yang menjadi perhatian (varian of interest).

Apalagi varian Lambda, yang pertama kali terdeteksi di Peru, menyebar dengan cepat dalam beberapa minggu terakhir.

Lambda saat ini merupakan varian dominan di negara Andes, yang memiliki tingkat kematian virus corona per kapita tertinggi di dunia.

Varian ini juga telah menyebar ke setidaknya 28 negara lain termasuk Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Inggris.

Baca juga: Varian Lokal Corona B.1466.2: Satgas Covid-19 Selidiki Kemunculannya, Sempat Dominasi Kasus di RI

Baca juga: WHO Teliti Varian Corona Lokal B14662 Asal Indonesia yang Berpotensi Berbahaya di Masa Depan

Baca juga: 95% Kasus Covid-19 Indonesia Didominasi Varian Delta, 5 Info Penting Ini Perlu Diketahui

Di mana dan kapan pertama kali terdeteksi?

Varian Lambda pertama kali terdeteksi di Peru Desember lalu. Ini adalah variasi dari virus corona baru yang pertama kali tercatat di negara itu pada Agustus 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved