Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dinilai Lalai, Oknum Perawat yang Suntikkan Vaksin Kosong Terancam Hukuman 1 Tahun Penjara

Perawat berinisial EO yang diduga menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong telah diamankan pihak kepolisian dan terancam hukuman 1 tahun penjara.

South China Morning Post
Ilustrasi Suntikan Vaksin Covid-19. - Perawat berinisial EO yang diduga menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong di Pluit, Jakarta Utara, telah diamankan pihak kepolisian dan terancam hukuman 1 tahun penjara. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus dugaan penyuntikan vaksin Covid-19 kosong oleh seorang perawat di Pluit, Jakarta Utara berbuntut panjang.

Diketahui, pihak kepolisian kini sudah menangkap perawat berinisial EO yang diduga menyuntikkan vaksin kosong.

Tak berhenti sampai di situ, perawat tersebut juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Hal ini dilakukan oleh pihak kepolisian lantaran perawat EO dinilai telah melakukan kelalaian.

Sebab, ia menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong kepada peserta vaksinasi berinisial BLP.

Kronologi

Kasus yang membelit EO bermula dari tersebarnya video yang memperlihatkan dirinya menjadi vaksinator.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, video tersebut disebar oleh sejumlah platform, seperti akun Twitter @Irwan2yah.

Akun tersebut membagikan video berdurasi 13 detik.

Baca juga: Tersangka Kasus Vaksin Kosong Minta Maaf, Lalai setelah Suntik 599 Orang, Akui Tak Berniat Buruk

Baca juga: Ditanya Netizen soal Bayar Sertifikat Vaksin Tanpa Disuntik, Ini Jawaban Anies Baswedan

Tampak di dalamnya terdapat seorang warga dan seorang tenaga kesehatan (nakes).

Kemudian di detik ke-5, terlihat nakes menghujamkan jarum suntik ke lengan sebelah kiri warga tersebut.

Setelah diteliti, ternyata jarum suntik yang ditancapkan ke seorang warga yang masih remaja tersebut diduga kosong dan tak berisi cairan vaksin Covid-19.

Selain video, @Irwan2yah juga memberikan keterangan sebagai berikut:

"Kejadian di Sekolah IPK Pluit Timur. Tgl. 6/8/21. Jam 12.30 suntik vaksin, ternyata suntik kosong.

Setelah Protes dan cuma kata maaf, akhirnya disuntik kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved