Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Meski Tren Menurun, Jumlah Kasus Covid-19 Agustus Masih 2 Kali Lipat dari Januari, Tetap Waspada

"Meskipun penularan turun, kita jangan berpuas diri, karena kasus bulan Agustus 2021 masih dua kali lipat dari lonjakan pada Januari 2021," kata Wiku.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
ILUSTRASI COVID-19 - Dalam foto: Petugas medis melakukan tes swab PCR kepada warga tiga RT di RW 03, yaitu RT 01, RT 02 dan RT 08 Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menegaskan agar masyarakat terus waspada, meskipun jumlah kasus Covid-19 telah menurun.

Hal tersebut disampaikan oleh Wiku Adisasmito dalam keterangan persnya pada Kamis (2/9/2021).

Menurut Wiku, kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai dari PPKM darurat hingga PPKM level efektif menekan laju penyebaran virus.

"Meskipun penularan turun kita jangan berpuas diri, karena kasus bulan Agustus 2021 masih dua kali lipat dari lonjakan pada Januari 2021," tutur Wiku, Kamis (2/9/2021).

Lebih lanjut, Wiku menjelaskan bahwa idealnya kasus Covid-19 bisa ditekan menjadi lebih kecil daripada kasus di bulan Januari lalu, yakni di bawah 331.052 kasus.

Namun demikian, Wiku mengapresiasi kerja keras masyarakat yang dengan sabar menaati peraturan pemerintah sehingga tren penurunan terjadi di bulan Agustus 2021.

"Upaya menjalankan protokol kesehatan dan tidak melakukan perjalanan yang tidak mendesak menjadi satu di antara penyumbang penurunan kasus," urainya.

Kontribusi masyarakat yang demikian itu membuat kasus aktif Covid-19 di bulan Agustus 2021 turun drastis, jika dibandingkan dengan kasus di bulan Juli 2021.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Baca juga: Penelitian: Orang yang Telah Divaksinasi Covid-19 Kecil Kemungkinan Menderita Long Covid

Baca juga: Sakit Tenggorokan? Kenali Perbedaan Sakit Tenggorokan karena Covid-19, Pilek atau Alergi Berikut Ini

Diketahui, kasus aktif di akhir Agustus 2021 berjumlah 196.281 atau 4,8 persen, sedangkan pada Juli 2021 kasus aktif lebih 500.000 atau 16 persen.

"Angka kesembuhan juga mengalami peningkatan di mana Agustus mencapai 942.281. Sementara, Juli sebesar 896.501," jelas Wiku.

Sayangnya, di luar semua indikator yang telah membaik, angka kematian pada Agustus 2021 masih lebih tinggi dibandingkan dengan Juli 2021.

"Angka kematian Juli sebesar 34.394, sedangkan pada Agustus 2021 meningkat menjadi 37.330," imbuhnya.

Jika dilihat di tingkat provinsi, 23 dari 34 provinsi telah menunjukkan penurunan kasus pada bulan ke delapan tahun ini.

Sementara itu, 11 provinsi lainnya mengalami peningkatan kasus di antaranya Aceh (52 persen), Sulawesi Tengah (111 persen), Gorontalo (57 persen), Kalimantan Selatan (47 persen), Sumatera Utara (44 persen), Kalimantan Utara (24 persen), dan Bali (15 persen).

Mengingat masih tingginya kasus penularan, Wiku mengingatkan masyarakat untuk terus waspada.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved