Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh 2021, Adi Utarini Tak Menyangka Sejajar dengan Tokoh Dunia

Guru Besar UGM, Adi Utarini masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2021 versi majalah Time.

Tangkap Layar laman resmi Majalah Time
Guru Besar UGM yang juga seornag peneliti Indonesia, Adi Utarini masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh tahun 2021 versi majalah Time. 

TRIBUNTERNATE.COM - Nama Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D, masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2021 versi majalah Time.

Peneliti UGM ini masuk ke dalam kategori pionir bersama dengan penyanyi Billie Eilish dan pengacara terkenal Amerika Seikat, Ben Crump.

Diketahui, baru-baru ini majalah Time merilis daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2021.

Sederet tokoh dunia seperti Pangeran Harry dan Meghan Markle, Joe Biden, Donald Trump, Britney Spears hingga Elon Musk masuk ke dalam daftar tersebut.

Tetapi, di antara nama-nama yang sudah populer itu, ada satu nama orang Indonesia yang masuk di dalamnya.

Orang tersebut adalah Adi Utarini, seorang lulusan Fakultas Kedokteran UGM yang kini menjadi ilmuwan.

Nama Adi Utarini direkomendasikan oleh mantan istri Bill Gates, Ketua Bill and Melinda Gates Foundation dan Pendiri Pivotal Ventures, Melinda French Gates.

Menurut Melinda, Adi Utarini berjasa atas terobosannya yang berhasil menekan penyakit demam berdarah di lingkungan masyarakat.

Ilmuwan Indonesia Adi Utarini masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2021 versi majalah Time.
Ilmuwan Indonesia Adi Utarini masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2021 versi majalah Time. (Dok. Adi Utarini)

Hal tersebut dikatakan oleh Melinda dalam sebuah pernyataan yang ditulis di Majalah Time.

Ia bercerita bahwa beberapa tahun yang lalu ia sempat berkunjung ke satu keluarga yang tinggal di dekat laboratorium Adi Utarini di Yogyakarta.

Melinda menyatakan bahwa warga sekitar menganggap Adi Utarini berjasa menekan penyakit yang digambarkan oleh WHO sebagai salah satu dari 10 ancaman terbesar bagi kesehatan dunia dan menginfeksi hampir 400 juta orang setiap tahun.

Adi Utarini bersama tim peneliti internasional dari World Mosquioto Program mampu mengendalikan nyamuk dengan Wolbachia, bakteri yang tidak berbahaya bagi manusia, tetapi mencegah nyamuk menularkan demam berdarah melalui gigitannya.

Terobosan Adi Utarini dan tim peneliti tersebut merupakan kali pertama, dan membuktikan bahwa teknik ini berhasil menurunkan tingkat penyakit demam berdarah di lingkungan masyarakat.

Adi Utarini Bersyukur Namanya Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Tahun 2021

Saat tahu namanya masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh 2021, Adi Utarini mengaku bersyukur.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved