Breaking News:

Remaja Putri Semarang Alami Pelecehan Seksual oleh Tetangga, Pilih Berdamai daripada Lapor Polisi

Seorang remaja putri warga Tembalang, Semarang tak melaporkan tindak pelecehan seksual oleh tetangga ke polisi, lebih pilih damai. Ini alasannya..

Kompas.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual. 

TRIBUNTERNATE.COM - Tak sedikit kasus pelecehan seksual yang tak dibawa ke ranah hukum atau bahkan berhenti di tengah jalan tanpa kejelasan.

Salah satu kasusnya juga dialami oleh Bunga (bukan nama sebenarnya), seorang remaja putri warga Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Bunga mendapatkan kekerasan seksual dari tetangga rumahnya yang sudah berusia lanjut, yakni seorang kakek.

Alih-alih melaporkan tindakan tentangganya itu ke pihak kepolisian, keluarga bunga lebih memilih untuk berdamai.

Alasannya, karena keluarga Bunga takut nantinya mereka mendapat tekanan bila melapor pada polisi.

Terlebih, pelaku kekerasan seksual tersebut adalah seorang kakek yang sudah berusia lanjut yang juga adalah tetangga korban.

Hal ini diungkapkan oleh seorang saksi bernama Rofiatun, yang bercerita kepada TribunJateng.com.

"Saya tahu, kejadian itu [terjadi] saat mengajar korban di sekolah," kata Rofiatun.

Rofiatun mengetahui kasus tersebut dari korban langsung, karena ia adalah orang dekat Bunga.

Tak heran jika Bunga kemudian berani terbuka dan menceritakan peristiwa tersebut padanya.

Baca juga: Kasus Ayah Diduga Perkosa Tiga Anaknya di Luwu Timur, Menteri PPPA: Kasusnya Mungkin Dibuka Lagi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved