Ada Isu Reshuffle Kabinet 8 Desember 2021, PAN Sudah Siapkan Kader Jika Diminta Jokowi Bergabung
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto mengaku akan menyerahkan keputusan reshuffle kabinet kepada Presiden Jokowi.
Tanggapan Istana soal Isu Reshuffle 8 Desember 2021
Sebelumnya diberitakan Kompas.com, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini menanggapi isu perombakan kabinet atau reshuffle pada 8 Desember 2021.
Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, pada 8 Desember juga bertepatan dengan hari Rabu Pon dan Presiden Jokowi diketahui sering melakukan reshuffle pada hari tersebut.
Faldo menjawab secara gamblang jika isu reshuffle pada Rabu pon adalah hak Presiden Jokowi.
"Saya enggak punya kalender Jawa. Kalau soal Rabu Pon, kebetulan di kantor kita tidak ada kalender Jawa."
"Yang jelas itu semua sesuai penilaian presiden. Kalau sudah butuh (reshuffle) ya harus jalan," ujar Faldo saat dikonfirmasi, Selasa (23/11/2021).
"Namun, apabila sesuai pernyataan presiden sebelumnya belum kepikiran, ya memang belum terpikirkan," kata dia.
Baca juga: Pengamat Sebut Menteri Berkinerja Rendah dan Pembuat Gaduh Layak Di-reshuffle, Siapa Saja?
Baca juga: Jokowi Disebut akan Reshuffle Kabinet, Soroti Kinerja Beberapa Kementerian di Masa Pandemi Covid-19

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat
Sebagaimana diketahui, isu reshuffle kabinet kembali menguat akhir-akhir ini.
Wacana itu mulau bergulir setelah Partai Amanat Nasional (PAN) masuk dalam partai koalisi pemerintah, September 2021.
Setelahnya, wacana yang sama kembali diperbincangkan setelah pergantian Panglima TNI.
Berdasarkan narasi yang berkembang, mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga disebut-sebut akan masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Menteri-menteri Jokowi pun kemudian tak luput menjadi sasaran bertanya tentang reshuffle.
Seperti yang terjadi pada 17 November lalu usai mereka menghadiri sidang kabinet di Istana Negara.
Awak media mencoba bertanya kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengenai reshuffle beserta isu Ketua Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasdem Prananda Surya Paloh yang akan menggantikan dirinya.