Viral Media Sosial

Viral Pria di Kabupaten Pinrang Mengaku Jadi Joki Vaksin Covid-19 Demi Uang, Sudah Disuntik 16 Kali

Viral pengakuan pria di Kabupaten Pinrang jadi joki vaksin Covid-19, Kementerian Kesehatan RI dan Kepolisian lakukan pendalaman.

Editor: Rizki A
Freepik
Ilustrasi vaksin Covid-19. Sebuah video yang memperlihatkan pengakuan seorang pria di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi joki vaksin Covid-19 untuk mendapatkan uang beredar viral di media sosial. 

Ahli vaksin Universitas Auckland Helen Petousis-Harris mengatakan kepada Stuff bahwa belum ada penelitian mengenai dosis berlebihan seperti itu.

Sehingga, sulit untuk memprediksi apa yang mungkin terjadi pada seseorang yang divaksin hingga 10 kali dalam satu hari.

Petousis-Harris mengatakan pria itu kemungkinan akan merasa buruk selama satu atau dua hari karena tubuhnya meningkatkan respons kekebalan terhadap beberapa vaksin.

"Ini sangat egois," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Institut Malaghan dan profesor imunologi Graham Le Gros mengatakan tindakan itu "konyol dan berbahaya."

Meski begitu, ia menambahkan bahwa pria itu tidak mungkin meninggal karena 10 vaksinasi.

Tetapi mendapat begitu banyak dosis dapat berarti vaksin tidak berfungsi dengan baik.

Le Gros mengatakan mereka yang menerima vaksin atas nama orang lain "tidak membuat diri mereka lebih aman."

"Mereka justru bersikap konyol karena menghalangi orang yang harusnya dibuat aman."

Paspor vaksin pelanggan diperiksa saat mereka masuk untuk makan di sebuah restoran di Auckland pada 3 Desember 2021.
Paspor vaksin pelanggan diperiksa saat mereka masuk untuk makan di sebuah restoran di Auckland pada 3 Desember 2021. (DAVID ROWLAND / AFP)

Di Selandia Baru, masyarakat tidak harus menunjukkan identitas saat menerima vaksin.

Sejak kasus melonjak pada Oktober lalu, negara itu membatalkan strategi nol-COVID.

Pemerintah dipuji secara luas karena tingkat infeksi yang sangat rendah untuk sebagian besar pandemi.

Pengunjung yang divaksinasi akan diberi kebebasan lagi mulai April.

Banyak bisnis dan fasilitas negara menggunakan sertifikat vaksinasi domestik yang hanya memungkinkan orang yang divaksinasi penuh mengakses ke tempat-tempat umum.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved