Aksi Klitih Makin Marak, Masyarakat Yogyakarta Resah hingga Tagar #YogyaTidakAman Menggema
Klitih di Yogyakarta yang kini menjadi aksi brutal malam hari membuat resah masyarakat setempat, pekerja malam khawatir jadi korban.
TRIBUNTERNATE.COM - Aksi kejahatan malam hari yang dikenal sebagai klitih di Yogyakarta makin membuat masyarakat resah.
Dalam bahasa Jawa, klitih merupakan istilah yang merujuk pada kegiatan seseorang yang keluar rumah di malam hari tanpa tujuan yang jelas.
Aksi klitih di Yogyakarta sangat meresahkan bagi para pekerja atau orang yang harus beraktivitas di malam hari.
Mulanya klitih dikenal sebagai aksi konvoi geng remaja yang memutari kota dan kemudian melewati sarang geng musuh dengan tujuan memprovokasi.
Namun kini, aksi klitih yang dikenal masyarakat telah berubah menjadi aksi brutal yang harus dilakukan oleh seorang anggota geng sebagai syarat masuk keanggotaan.
Dalam praktiknya, aksi klitih bisa mencelakai siapa pun, tak peduli jenis kelamin, umur, pekerjaan, dan sebagainya.
Hingga beberapa kali, teror kejahatan semacam itu tak kunjung terselesaikan.
“Khawatir pasti, ya. Kami kan mencari nafkah sendirian di jalan, kalau kejadian itu menimpa saya, teman kami sesama ojol atau masyarakat lain kan sangat merugikan,” ucap pengemudi ojol bernama Arham Mulo, saat dijumpai, Selasa (28/12/2021) siang.
Arham beruntung sejauh ini ia belum pernah menjadi sasaran para pelaku klitih di Yogyakarta dan sekitarnya.
Padahal diakuinya jam kerjanya hingga larut malam.
Baca juga: Tak Hanya Trauma Erupsi Susulan, Para Pengungsi Gunung Semeru Juga Takut Adanya Pelaku Kejahatan
Baca juga: Ali Kalora dan Kelompoknya Gencar Lakukan Aksi Kejahatan di Masa Pandemi, Korbannya Mayoritas Petani
Namun, dia mengaku pernah menyaksikan insiden penyerangan sekelompok remaja yang membawa senjata tajam (sajam) terhadap seseorang sekitar tiga bulan lalu.
Kala itu dirinya seorang diri sedang melintas di Jalan Wonosari, pada pukul 02.00 WIB.
Tiba-tiba di depannya terjadi keributan yang diketahui dari kelompok remaja tersebut.
Setelah dipastikan, rupanya kelompok remaja terduga klitih itu hendak membacok warga yang melintas di jalan tersebut.
“Itu pas waktu beraksi langsung diamankan warga,” ucap dia.