Senin, 4 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Mayoritas Pasien Covid-19 Varian Omicron Tak Bergejala, Ahli: Berkat Efektivitas Vaksin

Sebagian besar kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia tak menunjukkan gejala alias orang tanpa gejala (OTG).

Tayang:
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
ILUSTRASI Tes PCR Covid-19 - Sebagian besar kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia tak menunjukkan gejala alias orang tanpa gejala (OTG). 

"Pemberian booster menjadi sangat penting dalam mengatasi infeksi virus ini," kata dia.

Selain itu, Prasenohadi juga menjelaskan gejala varian Omicron.

Dikatakannya, gejala-gejala dari infeksi varian Omicron tidak jauh beda dengan varian Covid-19 pada umumnya.

Ia mengimbau pada masyarakat yang mengalami gejala tersebut, bisa langsung mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

"Gejalanya tidak jauh dari gejala virus pada umunnya, batuk, sesak nafas, beberapa ada sakit kepala, nyeri otot," jelas dia.

Baca juga: Omicron Masuk Variant of Concern, Epidemiolog: Hal yang Serius dan Berbahaya

Kemenkes: 51 Orang Pasien Omicron Sudah Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, kasus Omicron di Indonesia mayoritas sudah divaksin lengkap.

Nadia memaparkan, dari 68 kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia hingga Rabu (29/12/2021), 51 orang diantaranya telah menerima vaksin Covid-19 dua dosis.

Kemudian 6 orang tidak lengkap vaksinasi, 7 orang dari belum vaksinasi, serta empat orang belum diketahui statusnya.

"Kasus Omicron yang teridentifikasi merupakan dari pelaku perjalanan luar negeri dan mayoritas sudah divaksinasi lengkap," ujar Nadia dalam konferensi pers virtual, Rabu (29/12/2021).

Kasus Omicron yang ditemukan tersebut, lebih banyak yang tidak bergejala, serta hanya sedikit bergejala ringan.

Siti Nadia Tarmizi
Siti Nadia Tarmizi (screenshot)

“Ini konsisten dengan temuan di berbagai negara. Yang artinya bisa kitasampaikan bahwa vaksin yang diberikan, memberikan efek perlindungan untuk gejala sakit berat dan kematian,” tambahnya.

Saat ini puluhan pasien tersebut dirawat di RSPI Sulianti Saroso dan Wisma Atlet Jakarta.

Dilaporkan, 68 kasus Omicron di Indonesia itu terdiri dari 67 kasus dari pelaku perjalanan dari luar negeri dan satu kasus transmisi lokal.

Dengan rincian 61 WNI dan 7 WNA.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved