Breaking News:

Dugaan Korupsi Pembangunan Menara Masjid Raya Al-Munawar Ternate, 6 Saksi Diperiksa

Kasi Intel Kejari Ternate Abdullah mengatakan, telah memeriksa enam saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan menara masjid raya.

Editor: Rizki A
TribunTernate.com
Kasi Intel Kejari Ternate, Maluku Utara, Abdullah. Foto diambil pada Rabu (5/1/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM - Tim penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan menara Masjid Raya Al-Munawar Ternate.

Kasi Intel Kejari Ternate Abdullah mengatakan, telah memeriksa enam saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan menara masjid raya.

Enam saksi tersebut di antaranya dari PPK, rekanan, PUPR, kontraktor, dan panitia lelang.

"Setelah itu, saksi tambahan mungkin minggu depan akan kita panggil guna dimintai keterangan," kata Abdullah kepada TribunTernate.com, Rabu (5/1/2022).

Abdullah mengungkapkan, rencananya, mereka yang dipanggil pada pekan depan itu termasuk pihak dari PUPR.

"Yang pasti kasus ini terus kami telusuri," tambahnya.

Pembangunan menara Masjid Raya Al-Munawar Ternate, mendapat kucuran dana sebesar Rp3.875.000.000,00 yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara, tahun 2016.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Mitra Indah Pratama.

Di samping itu, terdapat juga paket pengawasan atau jasa konsultan yang dimenangkan CV Archieplan dengan nilai pagu sebesar Rp125.000,000,00.

(TribunTernate.com/Yasim Mujair)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved