Breaking News:

Kawasan Rawan Kecelakaan di Maluku Utara akan Dipasangi Redspot

Pemasangan redspot merupakan upaya untuk mengurangi terjadinya kecelakaan pada titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas.

Penulis: Randi Basri | Editor: Rizki A
Istimewa
Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Malut, Nurul Subekti. 

TRIBUNTERNATE.COM - Untuk mencegah tingkat kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun roda empat, Kantor PT Jasa Raharja perwakilan Maluku Utara (Malut) berencana akan memasang redspot atau tanda rawan kecelakaan pada sejumlah titik rawan kecelakaan di jalan raya yang ada di Maluku Utara.

Kepala perwakilan PT Jasa Raharja Malut, Nurul Subekti mengatakan, pemasangan redspot merupakan upaya untuk mengurangi terjadinya kecelakaan pada titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas serta sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas.

Menurutnya, pemasangan redspot ini rencananya akan dilakukan pada tahun 2022.

"Ini dilakukan sebagai peringatan terhadap pengguna jalan raya, bahwa kawasan redspot merupakan kawasan rawan kecelakaan, sehingga pengendara diminta lebih berhati-hati,"  ungkap Subekti, Senin (10/1/2022).

Dia menyatakan, penetapan lokasi rawan kecelakaan akan disurvey terlebih dahulu oleh tim yang dibentuk.

Untuk pemasangan redspot ini, nantinya tim akan lebih dulu melakukan survei pada lokasi atau titik rawan kecelakaan di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.

Setelah diketahui rawan, baru redspot akan dipasang di titik tersebut.

Subekti menjelaskan, redspot merupakan kawasan atau jalan raya yang diberi warna merah pada aspal dengan jarak tertentu, sebagai penanda saat melewati kawasan tersebut, pengendara diminta untuk lebih berhati-hati.

"Yang pasti kita belum tahu berapa titik yang akan dipasang redspot di masing-masing kabupaten dan kota di Malut nanti disurvei dulu," tandasnya.

(TribunTernate.com/Randi Basri)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved