Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pertama Kali dalam Sejarah, 11 Perempuan di Susunan PBNU Masa Khidmat 2022-2027, Ini Profil Mereka

Pertama kali dalam sejarah, sepanjang 96 tahun kalender Masehi sejak NU berdiri, perempuan masuk dalam jajaran kepengurusan PBNU.

Istimewa
Organisasi keislaman, Nahdlatul Ulama (NU). 

Ia pernah menjadi Ketua Departemen Dakwah DPP PPP pada 90-an.

Machfudhoh juga aktif di Muslimat NU.

Mengutip nu.or.id, ia pernah menjadi Ketua I periode 2011-2016 dan merangkap sebagai Ketua Hidmat (Himpunan Daiyah Majelis Taklim Muslimat NU).

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Tak Bisa Berjanji Garuda Indonesia Tak akan Bangkrut

4. Faizah Ali Sibromalisi

Faizah Ali Sibromalisi
Faizah Ali Sibromalisi (halalmui.org)

Faizah Ali Sibromalisi lahir di Jakarta pada 1955.

Mengutip laduni.id, ia adalah putri dari KH Ali Sibromalisi, tokoh ulama dari tanah Betawi yang juga berperan aktif di NU.

Faizah saat ini bekerja sebagai dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia menempuh pendidikan S1 hingga S3-nya di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Selain sebagai dosen, Faizah juga tercatat menjadi KetuaDewan Pengawas Syariah untuk Asuransi Sonwelis.

Jabatan itu ia emban sejak 2012 setelah lulus fit & proper test sesuai penetapan hasil penilaian Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor : Kep-46/NB.2/2014, dikutip dari sonwelis.co.id.

Nama Faizah juga tercatat sebagai anggota Komisi Fatwa MUI di nomor urut 16.

5. Nafisah Ali Maksum

Tak banyak informasi mengenai Nafisah Ali Maksum.

Menurut laduni.id, Nafisah adalah anak kelima KH Ali Maksum, tokoh NU.

KH Ali Maksum diketahui menjadi guru sejumlah tokoh NU, seperti KH A Mustofa Bisri, KH M Cholil Bisri, hingga H As'ad Said Ali.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved