Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Setelah Dibebaskan, Gaji Mantan Guru Honorer yang Bakar Sekolah Akhirnya Dibayarkan

Munir mengaku nekat membakar sekolah tempatnya mengajar dulu karena desakan ekonomi yang serba sulit di masa pandemi Covid-19.

istimewa via TribunJabar.id
Kadisdik Garut, Ade Manadin (kiri) merangkul Munir saat menyerahkan uang honor yang tidak dibayarkan setelah 24 tahun, Jumat (28/1/2022). 

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut telah menyerahkan uang honor mengajar kepada Munir yang sebelumnya tidak dibayarkan pihak sekolah selama dua tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Garut, Ade Manadin mengatakan, pihaknya bertanggung jawab atas kasus yang menimpa eks guru honorer SMPN 1 Cikelet itu.

"Kami Disdik Garut bersama Kabid SMP, dan SMPN 1 Cikelet, sekarang akan mengganti honor yang enam juta yang belum dibayarkan."

"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah obat luka yang ada di hati Pak Munir," ujarnya kepada awak media saat menyerahkan uang tunai tersebut di Mapolres Garut, Jumat, dilansir TribunJabar.id.

Menurutnya, tidak diberikannya honor selama dua tahun tersebut merupakan kontrol yang tidak peka dari lingkungan sekolah pada saat itu.

Sehingga, terjadi kejadian pembakaran sekolah tersebut.

Baca juga: Ini Gejala Khas Covid-19 Omicron, Tak Selalu Demam, Waspadai Sebelum Terlambat!

Baca juga: Kebakaran Kapal di Pelabuhan Pelindo III Kota Tegal, Pemilik Kapal Rugi hingga Puluhan Miliar

gaji munir dibayar
Kadisdik Garut, Ade Manadin (kiri) merangkul Munir saat menyerahkan uang honor yang tidak dibayarkan setelah 24 tahun, Jumat (28/1/2022).

Pengakuan Munir

Masih dilansir TribunJabar.id, Munir merupakan tenaga honorer di SMPN 1 Cikelet, Kabupaten Garut yang bertugas pada 1996 hingga 1998.

Gajinya selama dua tahun itu tidak pernah ia terima.

"Saya membakar sekolah tersebut karena kesal, saya memohon maaf atas perbuatan itu," ungkap dia.

Ia mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap hingga saat ini.

"Saya nganggur tidak punya pekerjaan, hidup dibantu keluarga aja," ucapnya.

Selain itu, dirinya mengaku nekat membakar sekolah tempatnya mengajar dulu karena desakan ekonomi yang serba sulit di masa pandemi Covid-19.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari) (Kompas.com)

Berita lain terkait eks guru honorer

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks Guru Honorer Pembakar Sekolah Bebas, Honor Mengajar yang Ditunggu 24 Tahun Akhirnya Dibayar

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved