Demam Berdarah
Penderita Demam Berdarah di Halmahera Utara Meningkat, Ini Cara Pencegahannya
Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Halmahera Utara, Maluku Utara melonjak naik.
TRIBUNTERNATE.COM- Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Halmahera Utara, Maluku Utara melonjak naik.
Menurut data Dinas Kesehatan ( DInkes ) daerah setempat tercatat dalam 2 bulan terahir penderita DBD capai 40 kasus.
Sosis Danawaka menyebutkan , pada bulan Januari 2022 terdapat 29 kasus.
Sedangkan terbaru, pertengahan bulan ini sudah capai 11 kasus.
"Sekarang pederita DBD terdata sebanyak 40 kasus. Itu kebanyakan dialami pada anak laki laki,"ungkap Sosis selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Ini. Selasa (15/2/2022).
Sementara itu kata dia meskipun belum tahu persis jumlah penderita di tahun sebelumnya.
Namun, pihaknya memprediksi tahun 2022 angka penderita bisa jauh tinggi.
Baca juga: Ditanya Soal Maju Pilpres 2024, AHY: Masih Terlalu Dini, Saya Masih Dapat Amanah Benahi Partai
Baca juga: Update Covid-19 Indonesia Selasa, 15 Februari 2022: Pecah Rekor, Ada 57.049 Kasus Harian
"Soal naik atau turun angka penderita DBD tahun ini belum bisa dipastikan,"ujarnya.
Sosis menjelaskan, sebelumnya dilapangan pihaknya menemukan Jentik di lingkungan warga maka perlu penyemprotan Foging.
"Banyak didapati jentik- jentik di rumah warga. Jadi perlu adanya pembersihan lingkungan," cetus dia.
"Kalau lingkungan kotor sudah pasti berdampak pada berkembang biaknya Sel Telur. Jadi tentunya masyarakan harus berperan
aktif membersihkan lingkungan terutama genangan air dan dinding,"tambahnya.
(Tribunternate.,com/Arafik Hamid)