Penjelasan BMKG tentang Fenomena Hujan Es di Surabaya
Hujan es disertai angin kencang terjadi di kawasan Surabaya Barat, Jawa Timur pada Senin (21/2/2022) sore.
TRIBUNTERNATE.COM - Hujan es disertai angin kencang terjadi di kawasan Surabaya Barat, Jawa Timur pada Senin (21/2/2022) sore.
Fenomena yang tak umum terjadi ini pun menyisakan cerita tersendiri bagi warga setempat, satu di antaranya adalah Putra Eliansyah, warga Wiyung, Kota Surabaya.
Selama beberapa tahun tinggal di Wiyung, pemuda 28 tahun itu mengaku baru pertama ini mendapati fenomena hujan es.
Awalnya, Putra sempat tidak percaya.
"Saya pikir hanya hujan angin biasa. Tapi kebetulan atap saya kan dari seng, itu suaranya keras sekali. Saya akhirnya keluar dan lihat sendiri. Memang sudah benar-benar es batu," kata Putra, Senin (21/2/2022).
Putra menyebut, bersamaan dengan guyuran hujan es itu, listrik di sekitar rumahnya padam hingga petang
"Langsung padam listrik. Belum tahu apa ada kabel yang putus atau bagaimana," sebutnya.
Ia juga mengatakan, jika sebagian atap yang terbuat dari seng mengalami kerusakan.
"Esnya sebutir kelereng. Benar-benar es batu gitu," tandasnya.
Baca juga: Gubernur Sumut Tanggapi Temuan 1,1 Juta Kilogram Minyak Goreng di Deliserdang: Jangan Buat Gaduh
Baca juga: Pasien Meninggal Covid-19 Didominasi Penderita Diabetes, Apabila Terpapar Segera Bawa ke RS
Baca juga: Kedelai Makin Mahal, Perajin Tempe Tahu Mogok Produksi dan Kehabisan Modal, Bakal Ikut Naik Harga?
Penjelasan BMKG
Hujan deras disertai es mengguyur sejumlah kawasan di Surabaya, Senin sore (21/2/2022). Di antaranya, hujan ini terjadi di kawasan Surabaya Barat.
"Saya kebetulan sedang di rumah. Hujannya deras disertai angin dan ada esnya juga," kata warga Wiyung, Nike saat dikonfirmasi Senin (21/2/2022).
Akibat dari hujan yang disertai es ini, ia memilih berteduh dan menunda rencana jalan. "Saya nunggu hujannya reda. Khawatir juga kalau esnya kena badan atau kendaraan," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Klas I Juanda pun ikut memantau fenomena alam ini. Ia pun mengungkapkan beberapa kawasan diguyur es adalah wilayah Wiyung, Jalan HR Muhammad, Darmo Permai, hingga Tandes.
Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda Surabaya, Teguh Tri Susanto, mengungkapkan penyebab fenomena ini. "Hujan es ini dalam ilmu meteorologi juga disebut dengan hail," kata pria yang akrab disapa Totok ini dikonfirmasi terpisah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/hujan-es.jpg)