Merunut Perjalanan Keputusan Jokowi Memilih Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono yang Terpilih
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN, Kamis (10/3/2022) hari ini.
TRIBUNTERNATE.COM - Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akhirnya telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia adalah mantan Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono.
Diketahui, Kepala Otorita bertanggungjawab memimpin proses pemindahan dan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN, Kamis (10/3/2022) hari ini.
"Iya benar, hampir pasti (hari ini)," kata sumber Tribunnews di pemerintahan, Rabu (9/3/2022).
Sebelum akhirnya memilih Bambang Susantono, proses Jokowi menentukan Kepala Otorita IKN cukup panjang.
Di antaranya, sempat muncul 4 nama calon Kepala Otorita yang disebutkan sang presiden.
Kemudian, Jokowi membocorkan kriteria calon pemimpin ibu kota negara baru ini.
Baca juga: KH Miftachul Akhyar Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Ketua Umum MUI
Baca juga: Mendag RI Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng Mahal, DMO Jadi Jurus Baru Pemerintah

Singgung 4 Nama
Pada tahun 2020 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyinggung 4 nama sebagai calon Kepala Otorita Ibu Kota Baru.
"Untuk Badan Otorita Ibu Kota Negara, ini memang kami akan segara tandatangani perpres di mana nanti ada CEO-nya. Sampai sekarang belum diputuskan. Akan diputuskan dalam minggu ini," kata Jokowi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3/2020) sebagaimana diberitakan Tribunnews.com.
Jokowi kemudian mengungkapkan empat nama calon kepala Badan Otorita Ibu Kota.
Salah satunya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Baca juga: Teken UU Pemindahan IKN, Bamsoet Sebut Jokowi Sedang Wujudkan Cita-Cita Besar 3 Presiden RI
Baca juga: ASN Dilarang Menolak Pindah ke IKN Nusantara, Kementerian PANRB: Jika Menolak, Lebih Baik Undur Diri

Selain itu, ada juga Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Bupati Bayuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana.
"Kandidat memang banyak. Satu, Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tuniyana, empat Pak Azwar Anas," ucapnya.