Breaking News:

Virus Corona

Bila Anak Terinfeksi Covid-19, Haruskah Segera Dilarikan ke Rumah Sakit? Ini Penjelasannya

Jika anak terserang Covid-19, apakah mereka harus segera dilarikan ke rumah sakit? Kapan waktu yang tepat membawa mereka ke UGD? Berikut jawabannya.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rizki A
AFP
ILUSTRASI Anak yang terinfeksi Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Haruskah anak yang terinfeksi Covid-19 dilarikan ke rumah sakit? Atau apa tanda-tandanya bahwa anak yang terinfeksi Covid-19 harus dilarikan ke rumah sakit?

Seperti diketahui, virus corona atau Covid-19 dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak di bawah umur.

Saat anak terinfeksi Covid-19, orangtua disarankan untuk tidak buru-buru panik atau langsung melarikan anak ke unit gawat darurat (UGD) rumah sakit.

Sebaiknya orangtua memantau terlebih dahulu gejala apa saja yang dialami anak saat mereka terinfeksi Covid-19.

Lantas, gejala Covid-19 seperti apa yang membuat anak-anak harus dilarikan ke rumah sakit ketika terinfeksi?

Dilansir The Straits Times, berikut jawaban dari dua dokter anak, Dr Kam Kai-Qian dari KK Women's and Children's Hospital dan Dr Olivia Leow dari Khoo Teck Puat-National University Children's Medical Institute, terkait kapan anak harus dilarikan ke rumah sakit saat terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Benarkah Omicron Hanya akan Timbulkan Gejala Ringan? Ini Mitos dan Fakta Seputar Covid-19 Omicron

Baca juga: Positif Covid-19 Gejala Ringan? Ini Tata Cara Isoman Agar Tak Berkembang jadi Kluster Keluarga

Kedua dokter anak itu mengatakan bahwa anak-anak harus dibawa ke UGD jika mereka mengalami demam terus-menerus yang berlangsung lebih dari lima hari.

Selain itu, anak juga perlu segera dilarikan ke UGD apabila mereka mengalami kesulitan bernapas.

Tanda-tanda gawat lainnya adalah jika anak makan kurang dari setengah apa yang biasanya ia makan, atau anak sangat lesu, misalnya tidur sepanjang waktu dan tak ada minat bermain.

Sebaliknya, kata Dr Leow, para orangtua tidak perlu membawa anak ke UGD saat mereka dinyatakan positif Covid-19 atau menunjukkan gejala flu seperti demam atau batuk.

Ilustrasi seorang anak menjalani tes Covid-19 di Wuhan di provinsi Hubei tengah China pada 3 Agustus 2021.
Ilustrasi seorang anak menjalani tes Covid-19 di Wuhan di provinsi Hubei tengah China pada 3 Agustus 2021. (STR/AFP)
Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved