Infrastruktur Publik
Trotoar Jembatan Tanah Mesjid dan Kali Barangka di Kota Ternate Jadi Tempat Sampah
Jembatan sepanjang 50 meter itu menguhubungkan Kelurahan Batu Anteru dengan Tanah Mesjid.Warga Ternate menyebut sungai ini Barangka
Laporan Jurnalis TribunTernate.com: Rusandi Bayau
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kesadaran warga Kota Ternate membuang sampah pada tempatnya, masih sangat rendah.
Fenomena ini terlihat dari amatan TribunTernate.com, Kamis (24/3/2022), sekitar pukul 15.58 WIT.
Puluhan kantong plastik berisi sampah rumah tangga, menumpuk di trotoar Jembatan Tanah Masjid.
Jembatan sepanjang 50 meter itu menguhubungkan Kelurahan Batu Anteru dengan Kelurahan Tanah Mesjid.
Warga Ternate menyebut sungai di bawah jembatan dengan Barangka’.
Barangka adalah istilah lokal itu kali atau sungai mati.
Sungai ‘Barangka’ ini adalah jalur lava panas Gunung Gamalama.
Ini hanya dialiri air saat puncak musim hujan.
Dua kelurahan ini masuk wilayah administratif Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Baca juga: Motor Baru DG 5895 XY Terperosok di Jalan Rusak Samping Gereja GMIH Ternate
Terlihat, sampah dibuang di salah satu sisi selatan jembatan tersebut.
Sampah ditumpuk di trotoar jembatan.
Jika tak terjaga sampah-sampah itu berpeluang masuk ke kali mati, atau Barangka.
Seperti pelangi, warna kantong plastik pembungkus sampah itu, ada merah, hijau, kuning, biru, dan hitam.
Sampah itu disatukan dengan berbagai macam kantong plastik.
Terdapat sampah rumah tangga, seperti rak telur, sisa makanan, popok bayi dan sebaginya.
Nampak, tumpukan sampah itu sudah berhari-hari.
Karena bau menyengat begitu terasa, saat melintasi areal tersebut.
Bukan hanya menimbulkan bau tak sedap, tapi juga menggangu pemandangan bagi pengguna jalan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/240302022_jembatan_tanah_mesjid_ternate.jpg)