Senin, 20 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Infrastruktur Publik

Trotoar Jembatan Tanah Mesjid dan Kali Barangka di Kota Ternate Jadi Tempat Sampah

Jembatan sepanjang 50 meter itu menguhubungkan Kelurahan Batu Anteru dengan Tanah Mesjid.Warga Ternate menyebut sungai ini Barangka

Editor: thamzil thahir
TribunTernate.com/Rusandi_Bayau
BARANGKA GAMALAMA - Puluhan kantong plastik berisi sampah rumah tangga, menumpuk di trotoar Jembatan Tanah Masjid, Kecamatan Kota Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (24/3/2022) pukul 15.57 WIT. Jembatan sepanjang 50 meter itu menguhubungkan Kelurahan Batu Anteru dengan Kelurahan Tanah Mesjid ini adalah aliran lava Gunung Api Gamalama, warga menyebutnya dengan Barangka Gamalama. 

Laporan Jurnalis TribunTernate.com: Rusandi Bayau

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kesadaran warga Kota Ternate membuang sampah pada tempatnya, masih sangat rendah.

Fenomena ini terlihat dari amatan TribunTernate.com, Kamis (24/3/2022), sekitar pukul 15.58 WIT.

Puluhan kantong plastik berisi sampah rumah tangga, menumpuk di trotoar Jembatan Tanah Masjid.

Jembatan sepanjang 50 meter itu menguhubungkan Kelurahan Batu Anteru dengan Kelurahan Tanah Mesjid.

Warga Ternate menyebut sungai di bawah jembatan dengan Barangka’.

Barangka adalah istilah lokal itu kali atau sungai mati.

Sungai ‘Barangka’ ini adalah jalur lava panas Gunung Gamalama.

Ini  hanya dialiri air saat puncak musim hujan.

Dua kelurahan ini masuk wilayah administratif  Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Baca juga: Motor Baru DG 5895 XY Terperosok di Jalan Rusak Samping Gereja GMIH Ternate

Terlihat, sampah dibuang di salah satu sisi selatan jembatan tersebut.

Sampah ditumpuk di trotoar jembatan.

Jika tak terjaga sampah-sampah itu berpeluang masuk ke kali mati, atau Barangka.

Seperti pelangi, warna kantong plastik pembungkus sampah itu, ada merah, hijau, kuning, biru, dan hitam.

Sampah itu disatukan dengan berbagai macam kantong plastik.

Terdapat sampah rumah tangga, seperti rak telur, sisa makanan, popok bayi dan sebaginya.

Nampak, tumpukan sampah itu sudah berhari-hari.

Karena bau menyengat begitu terasa, saat melintasi areal tersebut.

Bukan hanya menimbulkan bau tak sedap, tapi juga menggangu pemandangan bagi pengguna jalan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved