Nelayan di Morotai Mulai Keluhkan Kenaikan Harga BBM, Harga Ikan Tuna Masih Mahal
Para nelayan ini mengeluh, kalau mereka nelayan ini kase dengan harga dibawah lalu uang minyak mereka bagaimana.
Penulis: Fizri Nurdin |
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Hari pertama Bulan Puasa Ramadan 2022, ikan di pasar Rakyat Gotalamo, Morotai, Maluku Utara, masih mengalami kenaikan harga.
Pantauan TribunTernate.com, Minggu (3/4/2022) pukul 14.09 WIT, di pasar Rakyat Gotalamo harga ikan bervariasi.
Mulai dari ikan Komo, ikan Malalugis, ikan tuna sedang hingga ikan tuna besar di banderol dengan harga yang berbeda-beda tak seperti di hari biasa.
Takdir Rahim (32) penjual ikan, menuturkan harga ikan di pasar mengalami perubahan tidak seperti hari biasanya.
"Ikan pe (punya) harga ini ada naik dan turun, kepala puasa jadi nelayan juga selama tiga hari biasanya mereka tidak keluar makanya stok ikan juga kurang," ujar Takdir.
Ikan Komo sedang di hari biasa jual Rp 10 ribu per ekor, saat ini naik menjadi Harga Rp 20 ribu.
Begitu juga ikan Malalugis, biasanya di hari lain satu tempat itu 15 ekor dengan harga Rp 20 Ribu.
Di bulan puasa ini satu tempat hanya 7 ekor Rp 20 ribu.
Sementara ikan tuna sedang itu hari biasanya harga Per ekor Rp 30 ribu sampai Rp 50.
Dalam puasa ini mengalami sedikit naik yaitu Rp 60 ribu per ekor.
Sementara yang besar hari Rp 300 ribu seperti hari biasanya juga dengan harga yang sama.
Sementara Ican (31) mengungkapkan kenaikan harga ikan ini juga akibat dari harga Bahan Bakar Minyak mengalami kenaikan harga.
"Naiknya BBM ini berpengaruh di Nelayan kami sebagai agen ambil ikan di harga dibawah juga sayang para nelayan,"katanya.
Para nelayan ini mengeluh, kalau mereka nelayan ini kasih dengan harga dibawah lalu uang minyak mereka bagaimana.
"Disitulah harga ikan kami jual di pasar juga sedikit mengalami kenaikan harga" ujar Ican.
Terlihat pasar Rakyat Gotalamo Morotai ini juga sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat untuk membeli segala kebutuhan batal dan sahur nanti.