Kemenkes RI: Kasus Hepatitis Akut Misterius Mulai Menyebar ke Daerah

Juru bicara Kemenkes RI mengatakan beberapa laporan kasus hepatitis akut 'misterius' mulai menyebar ke daerah di Indonesia.

Editor: Rizki A
thailandmedical.news
ILUSTRASI pasien anak-anak di rumah sakit. 

"Di antara sekian hipotesa dan diagnosis yang berbeda dari pada dokter, dan juga tim epidemiologi salah satunya memang mengarah pada Covid-19," ungkapnya.

Lebih spesifiknya lagi ada dugaan varian baru yang lebih dia belum terdeteksi karena secara umum Covid-19 saat ini memang menyerang hampir semua organ.

Dicky menjelaskan penyakit ini ditularkan melalui udara, sebagai bentuk infeksi saluran nafas.

Tapi pada gilirannya merupakan penyebab penyakit sistemik yang menyerang hampir semua organ dan lever menjadi salah satunya.

"Bahwa ada gangguan di otak, jantung, paru jelas. Itu sudah jelas. Sekarang yang memberikan pesan kuat khususnya pada anak adalah adanya gangguan di lever," tambah Dicky.

Mengintai 20 Negara

Sesuai laporan yang disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa kasus hepatitis akut sudah mengintai 20 negara dengan peningkatan 228 kasus.

Melansir Reuters, pihak otoritas kesehatan di seluruh dunia masih dalam tahap penyelidikan terkait kasus hepatitis misterius ini.

Juru Bicara WHO Tarik Jasarevic dalam konferensi pers di Jenewa mengatakan ada tambahan 50 kasus dari 20 negara per 1 Mei 2022.

"Sebagian besar kasus berasal dari Eropa tetapi ada yang lain di Amerika, Pasifik Barat dan Asia Tenggara," katanya.

Media ternama New York Post juga melaporkan jumlah kasus hepatitis akut mengalami peningkatan angka kematian.

Pentingnya memperhatikan berbagai gejala yang timbul dikarenakan virus hepatitis akut.

Di Amerika Serikat terdapat 20 anak-anak lebih yang ada di 10 negara bagian terjangkit penyakit hepatitis akut.

Bahkan, beberapa pasien di antaranya membutuhkan transplantasi hati.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved