Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Peneliti Duga Ada Kemungkinan Covid Sebabkan Hepatitis Akut Misterius yang Serang Bayi & Anak-Anak

Penelitian itu menganalisis seorang gadis berusia 3 tahun yang sebelumnya sehat, mengalami gagal hati akut beberapa minggu setelah pulih dari Covid.

STR/AFP
Sebuah penelitian di Amerika baru-baru ini menemukan kemungkinan adanya hubungan Covid-19 dengan hepatitis akut misterius yang menyerang bayi dan anak-anak. 

Mozer Glassberg juga mengatakan, tak satu pun dari pasien dinyatakan positif adenovirus.

Tim peneliti India juga mempelajari apakah Covid-19 mungkin telah menyebabkan lusinan kasus hepatitis akut parah yang tidak dapat dijelaskan pada anak-anak di India Tengah antara April dan Juli 2021.

Hasilnya baru mendapat perhatian saat ini karena banyak kasus serupa di seluruh dunia.

Studi pra-cetak observasional mereka, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat karena kendala pendanaan, menganalisis 475 anak-anak dari seluruh India yang dites positif Covid-19.

Sebanyak 47 di antaranya menunjukkan hepatitis akut.

Baca juga: Penelitian di India: Ada Kasus Hepatitis Akut pada Anak yang Pernah Terinfeksi Covid-19

Baca juga: Hepatitis Akut Merebak, Kenali Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

Di antara kelompok itu, 10 ditemukan memiliki gejala Multiple Inflammatory Syndrome pada anak-anak (MIS-C) dan disingkirkan dari sampel.

Sementara 37 sisanya diklasifikasikan memiliki apa yang oleh para peneliti disebut sebagai Covid-19 Associated Hepatitis in Children (CAH-C). 

"Satu-satunya faktor umum yang kami temukan adalah mereka semua terinfeksi, atau mereka semua memiliki riwayat Covid," kata Dr. Sumit Rawat, penulis utama, ahli mikrobiologi, dan profesor di Bundelkhand Medical College di Madhya Pradesh, India, dalam sebuah wawancara telepon.

"Kami juga melakukan tes antibodi untuk Covid pada anak-anak ini, dan jumlah maksimum anak yang datang dengan (penyakit) ini positif antibodi."

Sebelumnya, para peneliti India telah mencari penyebab umum lainnya di balik 37 kasus hepatitis akut parah. 

Mulai dari hepatitis A, C, E dan lainnya seperti virus varicella-zoster, herpes dan cytomegalovirus (CMV).

Akan tetapi, mereka tidak menemukan apa pun yang dapat menjelaskan gejalanya.

Rawat mengatakan tidak semua 37 kasus diuji keberadaan adenovirus pada saat itu.

Tetapi 17 sampel kemudian dianalisis dari arsip dan hanya tiga yang dinyatakan positif adenovirus.

“Untuk membuktikan bahwa Covid itu sendiri yang menyebabkan hepatitis ini akan membutuhkan lebih banyak upaya,” kata Rawat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved