Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Putra Ridwan Kamil Hilang di Swiss

Keluarga Ridwan Kamil Kenang Sosok Emmeril Kahn Mumtadz: Akhlaknya Sholeh Sejak Kecil

Kakak Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, menyebutkan bahwa di mata keluarga besar, Eril adalah anak yang sholeh sejak kecil.

Instagram/emmerilkahn
Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz. 

Erwin pun menjelaskan kondisi Eril sebelum dinyatakan hilang dan meninggal dunia, sehingga ia disebut wafat dalam knodisi syahid akhirat.

Mulanya, Erwin menyebut bahwa Eril tengah berjuang menuntut ilmu di negeri orang.

Kemudian, aktivitas terakhir yang dilakukan Eril adalah olahraga, yakni berenang, sesuai yang disampaikan oleh hadits nabi.

Dalam kegiatan terakhirnya, Eril melakukan hal yang heroik, yakni bertanggungjawab atas keselamatan orang lain yang turut serta saat berenang di Sungai Aare.

Karena hal-hal itulah, keluarga meyakini, Eril telah wafat dalam keadaan husnul khatimah dan memenuhi kriteria meninggal sebagai syahid akhirat.

Baca juga: Emmeril Kahn Belum Ditemukan: Ridwan Kamil dan Istri Pulang ke RI, MUI Jabar Serukan Shalat Gaib

Baca juga: Pamit Pulang ke Indonesia, Istri Ridwan Kamil Pasrahkan Emmeril: Kita Bertemu Lagi Cepat atau Lambat

Baca juga: Emmeril Kahn Masih Belum Ditemukan, Ridwan Kamil: Semoga Allah Memudahkan Ikhtiar Ini

Baca juga: Update Pencarian Emmeril: Momen Haru Ridwan Kamil Dipeluk Warga Swiss yang Selamatkan Putrinya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat turut memantau upaya pencarian putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz, yang hilang setelah terseret arus Sungai Aare, Minggu (29/5/2022). Proses pencarian telah berlangsung selama empat hari.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat turut memantau upaya pencarian putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz, yang hilang setelah terseret arus Sungai Aare, Minggu (29/5/2022). Proses pencarian telah berlangsung selama empat hari. (Kemlu.go.id)

"Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan bahwa perjalanan Eril sebagai pemuda muslim, safar, negeri yang jauh, adalah untuk perjuangan menuntut ilmu,"

"Dan di dalam aktivitas terakhirnya yang dilakukan itu juga adalah aktivitas olahraga yang juga disampaikan dalam hadits nabi, salah satunya adalah berenang. Di dalam aktivitas berenang ini, dari kesaksian keluarga kami, Eril menunjukkan tanggung jawabnya dengan memastikan bahwa yang ikut aktivitas tersebut dipastikan keselamatannya," jelas Erwin.

"Sehingga memang yang diizinkan Eril, itu memang hanya tiga, dan memastikan bahwa posisi formasi berenangnya itu, memungkinkan Eril memastikan keselamatan yang lain," lanjutnya.

"Sehingga, dari keseluruhan peristiwa ini, kami sekeluarga berprasangka baik, Insyaallah Eril wafat dalam keadaan husnul khatimah dan memenuhi kriteria riwayat hadits nabi orang tenggelam dengan kriteria tertentu dinyatakan sebagai syahid akhirat," tegas Erwin.

Erwin pun menerangkan, meski Eril dinyatakan telah meninggal dunia karena tenggelam, pihak keluarga terus berupaya melakukan pencarian.

Pencarian rencananya akan dilakukan hingga jasad Eril ditemukan, meskipun saat ini anjuran shalat gaib sudah diserukan.

Menurut Erwin, sang adik, yakni Elpi Nazmuzaman yang kini telah berada di Swiss, akan berkoordinasi langsung dengan Kedutaan Besar RI di Bern dan melanjutkan pencarian.

"Dalam kesempatan ini juga, sebagaimana dilihat, adik saya Elpi sudah berada di Swiss untuk melanjutkan ikhtiar pencarian. Meski sudah dilaksanakannya shalat gaib, bukan berarti pencarian Eril akan berakhir. Adik saya Elpi akan tetap bekerja sama dibantu oleh KBRI di sana untuk memastikan proses pencarian terus berlanjut sampai Eril ditemukan." pungkas Erwin.

(TribunTernate.com/Rizki A.)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved