Rabu, 27 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kisruh Kesultanan Ternate

Putri Mendiang Sultan Ternate ke 48 Minta Keadilan, Ancam Adukan Kapolres dan Kapolda ke Kapolri

Pasal yang diterima pelaku dinilai salah oleh Wiriawati M. Syah, dan akan melaporkan Polres Ternate dan Polda Maluku Utara ke Kapolri dan Kompololnas.

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Randi Basri
KONFLIK: Suasana keluarga korban saat menyatakan sikap ke Kapolda Malut dan Kapolres Ternate, Senin (6/6/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Wiriawati M Syah, salah satu putri Sultan Ternate ke-48, Mudaffar Syah II menyatakan sikap.

Untuk mengancam akan mengadukan Kapolres Ternate maupun Kapolda Malut, ke Kapolri dan Kompolnas RI.

Aduan ini berkaitan dengan insiden pembacokan yang terjadi, akibat konflik internal di Kesultanan Ternate, pada Maret lalu

Hal itu disampaikannya pada konferensi pers, di dampingi Nuzuludin M Syah, Sofia M Syah, Sofian A Hamid Syah dan Ismunandar Syah, Senin (6/6/2022).

Baca juga: Pemprov Diminta Segera Lunasi Hutang Proyek Pekerjaan Masjid Raya Shaful Khairaat di Sofifi

Berdasarkan kajian dalam insiden di Kesultanan Ternate kala itu, terdapat seorang korban.

Namun penanganan Penyidik Polres Ternate, tidak sesuai dengan bukti yang diterima.

Dalam insiden tersebut, korban bernama Hi. Julkifli Marsaoly, sedangkan terduga pelaku berinisial ASM (48).

Persoalannya, penetapan pasal yang disangkakan ke dinilai janggal.

"Yang saya sesalkan, pasal yang dikenakan oleh penyidik Polres Ternate ke terduga pelaku."

"Karena berdasarkan bukti-bukti yang dikantongi, korban terbukti dikeroyok."

"Namun kenapa dalam penetapan pasal ke terduga pelaku, hanya dengan satu pasal, yakni pasal penganiayaan, "katanya.

Tentu ini yang menjadi kekesalan keluarga korban, kenapa tidak memeriksa semua orang yang terlibat dalam insiden tersebut.

"Kenapa Penyidik Polres Ternate tidak periksa semua orang yang melakukan pengeroyokan ke korban."

"Tapi hanya menetapkan satu orang tersangka dalam insiden tersebut, "jelasnya.

Padahal dalam insiden itu, bukti video memperlihatkan bukan saja satu orang terduga pelaku, yang melakukan pengeroyokan namun banyak orang.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved