Selasa, 21 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dipecat Partai Gerindra, M Taufik Ucapkan Terima Kasih dan Minta Seluruh Kader Sayangi Partainya

Setelah dipecat, M Taufik memberikan pesan kepada seluruh kader Partai Gerindra agar mencintai dan menyayangi partai berlambang burung Garuda itu.

KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik di ruangannya, lantai 9 Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. 

Syarif pilih setia

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif mengatakan dirinya akan tetap bertahan di partainya, walaupun sang mentor politik Mohamad Taufik dipecat.

Pemecatan terhadap Mohamad Taufik dilakukan melalui Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra yang diumumkan pada Selasa (7/6/2022).

“Saya tetap di Gerindra, cinta pertama dan terakhir saya di Gerindra,” kata Syarif kepada wartawan pada Rabu (8/6/2022).

Pria yang juga menjadi Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta itu menyadari Partai Gerindra telah membesarkan namanya di Jakarta.

Oleh karena itu, Syarif sudah terlanjur jatuh hati dengan partai berlambang kepala garuda tersebut.

Meski demikian, Syarif merasa kehilangan dengan hengkangnya dan dipecatnya Taufik dari Partai Gerindra.

Baca juga: Dengar Keluhan Para Petani, Jokowi Minta Menteri LHK Urusi Tanah-tanah Telantar agar Bisa Produktif

Baca juga: Sempat Beredar Isu Keretakan, Jokowi Sebut Megawati Sudah Seperti Ibu Kandungnya Sendiri

Baca juga: Polda Metro Jaya: Khilafatul Muslimin Berniat Ganti Ideologi Pancasila dengan Khilafah

Namun, Taufik tetap menjadi panutan Syarif saat berpolitik di DKI Jakarta.

“Saya orang yang paling kehilangan itu, dia itu mentor saya. Saya tidak menyebut orang per orang, satu persatu tapi dia kan pernah menulis buku dan belum sempat juga diterbitkan. Pak Taufik itu, mentor segala lintas generasi,” jelas Syarif.

“Buat saya Pak Taufik itu guru, mentor, teman curhat dalam keadaan susah maupun senang dalam gerakan berpartai. Apalagi sebelum berpartai, kami berdua di LSM (lembaga syadaya masyarakat) itu sudah ditempa,” tutur Syarif.

Menurut Syarif, tokoh politik seperti Taufik di skala Jakarta cukup langka.

Dia menganggap, cukup banyak orang yang menyesalkan hengkangnya Taufik dari Gerindra.

"Tetapi, ya sudah itu sudah situasi politik seperti itu, kami sama-sama menerima legowo, seiring waktu juga akan menerima dan kalau politik itu dinamis ya, dinamis sekali,” jelas Syarif.

Terkejut saat Tahu Dipecat

Seperti diketahui, anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik terkejut dengan pengumuman pemecatan dirinya sebagai kader Partai Gerindra.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved