Tim SAR Gabungan Evakuasi Kapal Nelayan yang Alami Mati Mesin di Perairan Halmahera Selatan
KM Usaha Baru 65 yang terombang ambing di perairan Tanjung Gorango, Halmahera Selatan berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan.
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Kapal nelayan KM Usaha Baru 65, bermuatan 18 orang anak Buah Kapal (ABK).
Diketahui terombang ambing, di perairan Tanjung Gorango, Kabuapten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami mati mesin, pada Minggu sore, (12/6/2022) sekitar pukul 17.00 WIT.
Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafah menyebut, insiden tersebut disampaikan Kapten Kapal Usaha Baru 65, kepada Unit Siaga SAR.
Baca juga: Dikabarkan Hilang Saat Melaut, Seorang Nelayan asal Halmahera Selatan Ditemukan Tak Bernyawa
"Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan ke lokasi, "katanya, Senin (13/6/2022).
Kapal dengan kapasitas 30 grass ton ini, mengalami mati mesin dan terombang ambing di sekitar perairan Tanjung Gorango.
Di mana kapal ini juga baru kembali dari melaut, di perairan sekitar Pulau Obi menuju ke Pelabuhan Panambuang, Bacan.

Namun dalam perjalanan, kapal mengalami mati mesin, sehingga terombang ambing dihantam ombak.
Baca juga: Basarnas Ternate Lakukan Pencarian Nelayan Asal Halsel yang Hilang Saat Mancing
Setelah mendapat laporan dan melakukan koordinasi, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan rescueboat 309.
Jarak tempuh dari Pelabuhan Panambuang Bacan, ke LKP tersebut sekitar 12,3 mil laut.
"Tim SAR Gabungan kami sudah bergerak ke lokasi, untuk melakukan evakuasi kapal beserta ABK, "pungkasnya. (*)