Dukung Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional, Wali Kota Buka Lomba Masak Serba Ikan di Ternate

Kegiatan ini menurut Wali Kota bertujuan mendorong terwujudnya ketahanan pangan dan gizi secara Nasional

Penulis: Yunita Kaunar | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Yunita Kaunar
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman saat memberikan sambutan pada lomba masak serba ikan, di Benteng Oranje Kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate, Senin (4/7/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM- Wali Kota Ternate M.Tauhid Soleman, membuka lomba masak serba ikan di Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Senin (4/07/2022).

Kegiatan ini menurut Wali Kota bertujuan mendorong terwujudnya ketahanan pangan dan gizi secara Nasional.

Ketahanan pangan dan gizi masih menjadi isu penting disamping ketahanan ekonomi dan energi.

Ketahanan pangan dan gizi merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak atas pangan, yang menjadi salah satu pilar utama hak asasi manusia.

Baca juga: Makan Minum Serta Tembakau Penyumbang Inflasi di Kota Ternate

Selain itu, ketahanan pangan dan gizi merupakan pendukung terwujudnya ketahanan nasional, juga sebagai modal pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera.

“Terwujudnya ketahanan pangan dan gizi nasional, salah satunya didukung melalui konsumsi bahan pangan yang berasal dari ikan,”jelas Tauhid.

Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman mengunjungi sejumlah stand kelompok PKK per Kelurahan dalam Lomba Masak Serba Ikan, di Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Senin (4/7/2022).
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman mengunjungi sejumlah stand kelompok PKK per Kelurahan dalam Lomba Masak Serba Ikan, di Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Senin (4/7/2022). (Tribunternate.com/Yunita Kaunar)

Harus diketahui sambung Wali Kota, ikan adalah bahan pangan yang memiliki kandungan gizi yang sangat baik.
Terutama dalam rangka mendukung pemenuhan gizi ibu hamil, 1000 Hari Pertama Kehidupan, dan perkembangan otak anak dibawah usia dua tahun.

Baca juga: Pemkot Ternate Gelar Rakor Untuk Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha 1443 Hijriah

Konsumsi ikan yang memiliki nilai gizi, mineral, nutrisi, dan vitamin ini, sangat relevan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penanganan Stunting.

"Ikan yang mengandung asam lemak Omega 3 serta komposisi asam amino lengkap yang mudah dicerna dan diserap, juga baik dikonsumsi oleh semua kalangan termasuk remaja dan lansia,”bebernya. 

Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 berdasar Tinggi Badan menurut Umur, angka prevalensi kasus stunting di Kota Ternate mencapai 24 persen.

Angka tersebut masih jauh diatas batas yang ditetapkan WHO yaitu sebesar 20 persen, sehingga perlu ada percepatan langkah untuk menurunkannya melalui upaya strategis dan integrasi program yang tepat sasaran.

Hal ini erat hubungannya dengan pencapaian target pemerintah di tahun 2024 dimana prevalensi stunting ditargetkan 14 persen.

“Upaya untuk meningkatkan gizi masyarakat serta minat untuk mengkonsumsi ikan harus terus ditingkatkan, untuk menjadikan ikan sebagai salah satu sumber protein utama dalam pola konsumsi dan budaya masyarakat. Dengan kata lain, upaya menggalakkan pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja, namun perlu andil besar dari masyarakat sebagai sasaran perubahan perilaku mengkonsumsi ikan,”kata Wali Kota. (*) 

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved