Virus Corona
Update Covid-19 Indonesia Sabtu, 9 Juli 2022: Tambah 2.705 Kasus Baru, 1.973 Kasus Sembuh
Pada Senin (4/7/2022) tercatat ada 2.705 tambahan kasus baru infeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
TRIBUNTERNATE.COM - Angka kasus infeksi virus corona Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan.
Pada Senin (4/7/2022), tercatat ada 2.705 tambahan kasus baru infeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir, seperti dilansir dari laman covid19.go.id.
Dengan penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia kini mencapai 6.108.729.
Dalam kasus Covid-19 di Tanah Air, terdapat pula tambahan jumlah kasus kematian maupun jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh.
Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 1.973 orang.
Baca juga: Update Covid-19 Indonesia Jumat, 8 Juli 2022: Jumlah Kasus Aktif Tercatat 19.127
Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 IDI Jelaskan Pentingnya Vaksin Booster sebagai Syarat Perjalanan
Sehingga, jumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh adalah 5.932.089 orang.
Di sisi lain, ada penambahan 4 kasus kematian akibat Covid-19.
Kini, total kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 156 ribu, tepatnya 156.785 kasus.
Adapun total kasus aktif di Indonesia sebanyak 19.855 orang.

Menkes Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Didominasi Varian BA.4 dan BA.5
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan kasus Covid-19 di Indonesia didominasi subvarian BA.4 dan BA.5.
Saat ini, sudah lebih dari 80 persen varian yang ada di Indonesia adalah BA.4 dan BA.5.
“Kalau dominasi 1 varian itu sudah tinggi dan sekarang di Indonesia BA.4, BA.5 tuh sudah lebih dari 80 persen dari varian yang kita genomsequence,” kata Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers terkait Evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin, (4/7/2022).
Bahkan, Menkes menyebut, varian Covid-19 di Jakarta semuanya merupakan varian BA.4 dan BA.5.
Baca juga: Nyatakan Vaksin Covid-19 CanSino asal China Haram, MUI Sebut Ada Kandungan Sel Embrio Bayi
Baca juga: Epidemiolog Minta Pemerintah Gencarkan Pemakaian Masker untuk Antisipasi Gelombang 4 Covid-19

Lebih lanjut, Budi mengatakan, puncak varian BA.4 dan BA.5 umumnya terjadi dalam 30 sampai 40 hari sejak kasus ditemukan.